Walikota Eva Dwiana: Kasus Stunting di Bandar Lampung Tinggal 0,62 Persen

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandar Lampung

21 Juni 2024 10:00 WIB
Bandar Lampung | Rilis ID
Walikota Eva Dwiana saat menghadiri Rembuk Stunting di Aula Sumergo. Foto: Tampan Fernando/Rilis.id
Rilis ID
Walikota Eva Dwiana saat menghadiri Rembuk Stunting di Aula Sumergo. Foto: Tampan Fernando/Rilis.id

RILISID, Bandar Lampung — Pemkot Bandar Lampung mencatat stunting hingga bulan Mei 2024 hanya tersisa 399 kasus. Jumlah itu berdasarkan hasil pengukuran dan penimbangan di Posyandu.

Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengatakan data tersebut terinput dalam aplikasi Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM).

"Jumlah tersebut turun dari periode 31 Desember 2023 yang terdapat 520 anak stunting atau 0,81 persen dan 31 Mei 2024 tercatat 399 kasus atau 0,62 persen," ujarnya saat Rembuk Stunting Bandar Lampung, di Aula Semergou, Jumat, 21 Juni 2024.

Sesuai hasil Survei Kesehatan Indonesia 2023, angka prevalensi stunting di Bandar Lampung terdapat 13,40 persen. Angka itu terbilang cukup rendah.

“Angka prevalensi stunting Kota di bawah angka Provinsi Lampung, yaitu 14,60 persen. Kemudian di bawah prevalensi nasional pada angka 21,5 persen,” kata Eva Dwiana.

Menurut dia, upaya percepatan penurunan stunting dengan membentuk tim yang bertugas mengkoordinasikan hingga mengevaluasi pelaksanaan program.

“Alhamdulilah Tim Percepatan Penanganan Stunting (TPPS) Kota dari kecamatan sampai kelurahan 100% terbentuk. Ke depannya segera bergerak secara konvergen untuk percepatan penurunan stunting Bandar Lampung,” ujar dia.

Menurut dia, penurunan stunting sebagai salah satu tujuan menuju Indonesia Emas 2045.

“Kami ingin masyarakat memiliki kecerdasan komprehensif, damai dalam interaksi sosialnya dan berkarakter kuat. Lalu sehat menyehatkan dalam interaksi alamnya dan peradaban unggul,” kata dia.

Upaya tersebut dengan pemberian tablet tambah darah pada remaja putri, makanan tambahan di posyandu balita, anak stunting, dan permasalahan gizi lainnya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

Rembuk Stunting

stunting di Lampung

Eva Dwiana

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya