Stadium General Pascasarjana UIN RIL Bahas Peran Agama dalam Menjaga Keseimbangan Ekologis

Fi fita

Fi fita

Bandar lampung

2 November 2025 06:51 WIB
Pendidikan | Rilis ID
Rektor UIN. RIL menyambut narasumber. Foto istimewa
Rilis ID
Rektor UIN. RIL menyambut narasumber. Foto istimewa

RILISID, Bandar lampung — Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL), menggelar Stadium General bertema Peran Agama dalam Membangun Keseimbangan Ekologis Perspektif Ekoteologi di Ballroom kampus, Jumat (31/10/2025).

Rektor UIN RIL Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., Ph.D., dalam sambutannya menyebut tema tersebut sangat relevan dengan isu aktual dan merupakan salah satu program prioritas Kementerian Agama.

“Isu ekoteologi menjadi perhatian tidak hanya di kalangan Kementerian Agama, tetapi juga lintas agama, baik di dalam negeri maupun di dunia internasional,” ujarnya.

Menurut Rektor, konsep ekoteologi sudah sangat akrab bagi keluarga besar UIN RIL sejak transformasi kelembagaan.

“Berbicara tentang ekoteologi sebenarnya berbicara tentang diri kita sendiri. Secara simbolis, UIN RIL telah membuktikan komitmen terhadap visi kampus berwawasan lingkungan dengan bergabung di UI GreenMetric sejak 2018. Selama tujuh tahun berturut-turut, kampus ini meneguhkan diri sebagai the greenest campus among PTKIN,” katanya.

Komitmen tersebut, lanjutnya, tidak hanya diwujudkan melalui penghijauan, tetapi juga pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

“Kita memiliki sekitar 8 ribu biopori dan 11 embung yang tersebar di area kampus seluas 48 hektar. Namun, wawasan lingkungan kita juga mencakup nilai-nilai luhur yang tumbuh di masyarakat, baik adat maupun intelektual, di bumi Lampung, Sang Bumi Ruwa Jurai,” jelasnya.

Prof. Wan Jamaluddin menambahkan, semangat ekoteologis itu juga tercermin dalam perjuangan memperjuangkan KH Ahmad Hanafiah sebagai pahlawan nasional dari Lampung Timur dua tahun lalu, serta keberhasilan tim penerjemah kampus mengukuhkan Al-Qur’an berbahasa Lampung sebagai kontribusi nyata dalam pelestarian nilai keislaman dan budaya lokal.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap narasumber yang kaya pengalaman, baik secara intelektual maupun birokratis, dapat memberi inspirasi dalam mengintegrasikan nilai-nilai agama dan lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Pascasarjana Prof. Dr. Ruslan Abdul Ghofur, M.Si. melaporkan bahwa tahun ini Pascasarjana UIN RIL menerima 257 mahasiswa baru dari 13 program studi, terdiri dari 9 program S2 dan 4 program S3.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Uin ril

universitas Islam Negeri lampung

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya