Siap Dampingi Anak Binaan, Fakultas Psikologi Islam UIN RIL Teken MoA dengan LPKA

Fi fita

Fi fita

Bandar lampung

25 Juli 2025 08:48 WIB
Pendidikan | Rilis ID
UIN RIL melakukan MoU dengan LPKA) Kelas II Bandar Lampung, Kamis (24/7/2025. Foto istimewa
Rilis ID
UIN RIL melakukan MoU dengan LPKA) Kelas II Bandar Lampung, Kamis (24/7/2025. Foto istimewa

Adapun Fakultas Psikologi Islam UIN Raden Intan Lampung saat ini menaungi tiga program studi yaitu Psikologi Islam, Tasawuf dan Psikoterapi, serta Prodi Bimbingan Konseling Islam (BKI). 

Bersama dengan Fakultas Sains dan Teknologi, Fakultas Psikologi Islam resmi berdiri setelah keluarnya Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 8 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua atas PMA Nomor 22 Tahun 2017 mengenai Organisasi dan Tata Kerja UIN Raden Intan Lampung.

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, yang hadir menyaksikan penandatanganan PKS, menyampaikan pentingnya memperingati Hari Anak Nasional sebagai momentum untuk mengevaluasi apakah hak-hak anak sudah benar-benar terpenuhi, termasuk hak untuk belajar, beribadah, dan tumbuh dalam lingkungan yang sehat.

“Saya datang ke sini karena ingin memastikan, bahwa meskipun mereka di LPKA, anak-anak tetap mendapat haknya dengan layak. Saya menyaksikan langsung bahwa keluarga besar LPKA Bandar Lampung sudah berupaya memenuhi kebutuhan anak-anak dengan baik,” ujar Jihan.

Ia juga menegaskan bahwa anak-anak binaan memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang cerah.

“Masa lalu bukan penentu segalanya. Kalian punya kesempatan untuk belajar, memperbaiki, dan terus berkembang. Jangan pernah merasa tidak berhak atas masa depan yang baik. Kalian punya hak yang sama dengan anak-anak di luar sana,” katanya menyemangati.

Wagub Jihan menutup sambutannya dengan mengajak seluruh pihak seperti pemerintah, masyarakat, dunia usaha, media, dan keluarga untuk bersama menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.

“Bikin roti bahannya gandum, rotinya enak untuk sarapan. Kalian anak-anakku di sini bukan untuk dihukum, tapi untuk dibina menyongsong masa depan,” Jihan berpantun dihadapan anak-anak binaan.

“Tempat ini adalah tempat belajar, tempat menimba ilmu, sama seperti di luar sana. Jadi kobarkan semangat, jangan patah karena masa lalu. Masa depan kalian masih panjang dan sangat mungkin untuk jadi lebih baik,” tutup Jihan.

Sebelumnya dan masih berjalan, Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) LP2M juga sudah menjalin kerja sama dengan LPKA tersebut.(*)

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Uin ril

universitas islam negeri lampung

mahasiswa uin ril

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya