Restorasi Linkungan di Desa Sidodadi, BEM FTIK Universitas Teknokrat Tanam 1.000 Bibit Mangrove
Tampan Fernando
Bandar Lampung
Meskipun harus menghadapi kondisi medan yang berlumpur dan cuaca yang cukup terik, hal tersebut tidak mengurangi antusiasme peserta dalam menyukseskan kegiatan.
Ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa penanaman 1.000 bibit mangrove diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan pesisir Desa Sidodadi dalam jangka panjang.
Selain membantu memperkuat garis pantai dari ancaman abrasi, keberadaan mangrove juga dapat mendukung pengembangan ekowisata mangrove yang berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
"Kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kami berharap bibit mangrove yang ditanam hari ini dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta ekosistem pesisir di masa mendatang," ujarnya.
Pemerintah Desa Sidodadi menyambut baik kegiatan yang diselenggarakan oleh BEM Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Teknokrat Indonesia tersebut.
Mereka mengapresiasi semangat mahasiswa yang tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, tetapi juga turut berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan lingkungan.
Selain penanaman mangrove, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat.
Melalui interaksi langsung di lapangan, peserta memperoleh pengalaman berharga mengenai pentingnya kerja sama dalam menghadapi berbagai permasalahan lingkungan.
Kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama terhadap keberlangsungan ekosistem pesisir.
Dengan terlaksananya kegiatan penanaman 1.000 bibit mangrove di kawasan Mangrove Cuku Nyi Nyi, Desa Sidodadi, BEM Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Teknokrat Indonesia menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
BEM FTIK
Universitas Lampung
tanam mangrove
desa Sidodadi
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
