PKKMB Universitas Teknokrat, Brigif 4 Marinir Ajak Generasi Muda Jadi Motor Bela Negara
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Komandan Brigif 4 Marinir/BS Kolonel (Mar) Supriadi Tarigan, yang diwakili Wakil Komandan Letkol (Mar) Suherman, hadir sebagai narasumber kuliah umum bertema Bela Negara dalam rangkaian Program Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Teknokrat Indonesia, Senin (22/9/2025).
Acara yang berlangsung di Gelanggang Mahasiswa Dr. HM Nasrullah Yusuf ini juga dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A.
Dalam pemaparannya, Letkol (Mar) Suherman menekankan peran penting generasi muda sebagai iron stock, manusia tangguh dengan kemampuan dan akhlak mulia yang kelak akan menggantikan generasi sebelumnya.
Menurutnya, generasi muda tidak hanya menjadi agen perubahan, tetapi juga kekuatan moral yang menjaga nilai-nilai masyarakat, menjunjung integritas, serta menjadi pelopor gotong royong dan empati.
“Generasi muda juga berperan sebagai kontrol sosial yang kritis terhadap lingkungannya, sehingga mampu memberikan solusi dan kontribusi positif,” ujarnya.
Ia kemudian mengajak seluruh mahasiswa baru Universitas Teknokrat untuk menjadi motor utama dalam bela negara.
Suherman menegaskan bahwa bela negara bukan semata-mata tugas militer, melainkan dapat diwujudkan dalam seluruh sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Bela negara bisa diwujudkan dengan cara sederhana, seperti aktif di organisasi kemahasiswaan, terlibat dalam kegiatan kemanusiaan, melawan paham radikal serta ujaran kebencian, hingga meraih prestasi di bidang keilmuan maupun menciptakan inovasi,” jelasnya.
Menutup paparannya, ia berpesan agar mahasiswa Teknokrat selalu melakukan yang terbaik, peduli pada sesama, serta menjaga lingkungan sekitar.
“Lakukanlah itu, itu semua adalah wujud nyata bela negara,” pungkasnya. (*)
Bela negara
Brigif 4 Marinir
Kolonel Marinir Supriadi Tarigan
Universitas Teknokrat Indonesia
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
