Kunker Komisi VIII DPR RI, Rektor UIN RIL Prof. Wan Jamaluddin Paparkan Capaian dan Tantangan Pengembangan Kampus
Fi fita
Bandar lampung
Menurutnya, regulasi tersebut membatasi ruang gerak PTKIN dalam mempercepat pengembangan kelembagaan.
“Kami dipacu untuk go internasional dan masuk world university ranking, tetapi ada regulasi yang justru membatasi akselerasi. Karena itu kami berharap ada harmonisasi dan evaluasi,” tegasnya.
Selain itu, ia menyampaikan perlunya dukungan kebijakan dalam penambahan sumber daya manusia, peningkatan dana riset dan BOP PTKIN, serta keberlanjutan bantuan beasiswa bagi mahasiswa.
“Kami teguh berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi tumbuh kembangnya kampus UIN RIL. Namun, dukungan regulasi, anggaran, dan kebijakan sangat penting agar PTKIN dapat berkembang setara dengan perguruan tinggi lainnya,” pungkasnya. (*)
Uin ril
universitas Islam Negeri lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
