Jaga NKRI dari Radikalisme dan Terorisme, Universitas Ma’arif Lampung Hadirkan Ken Setiawan
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Universitas Ma’arif Lampung (UMALA) akan menggelar kegiatan Sinergi Kebangsaan dengan tema “Bersama Menjaga NKRI dari Radikalisme dan Terorisme” pada Senin, 29 September 2025, pukul 13.00–15.30 WIB.
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Ken Setiawan, pendiri NII Crisis Center; Kapolresta Metro; serta Dandim 0411/Kota Metro.
Rektor Universitas Ma’arif Lampung, Dr. Agus Setiawan, menjelaskan kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang bahaya radikalisme dan terorisme, sekaligus memberikan wawasan mengenai langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan di lingkungan pendidikan.
“Kami sengaja menghadirkan Pak Ken Setiawan karena beliau pernah terlibat dalam kelompok radikal dan kini aktif dalam gerakan anti-radikalisme serta program deradikalisasi. Kami ingin mahasiswa tidak hanya paham secara teori, tetapi juga belajar dari pengalaman nyata,” ujar Agus Setiawan.
Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen utama dalam menangkal penyebaran paham radikalisme di masyarakat. “Diharapkan, materi dari para narasumber bisa diteruskan ke masyarakat dan lingkungan terdekat,” tambahnya.
Agus menegaskan kegiatan ini baru merupakan langkah awal. Ke depan, pihaknya akan merekomendasikan agar sekolah-sekolah di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU juga menyelenggarakan kegiatan serupa bagi para siswa. “Hal ini penting agar mereka tidak mudah terpapar paham ekstrem,” ujarnya.
Rektor UMALA juga mengingatkan bahwa kelompok radikal kini menyasar generasi muda, termasuk pelajar SMA bahkan SMP. Ia mencontohkan, beberapa waktu lalu Densus 88 bukan hanya menangkap jaringan teroris dewasa, tetapi juga pelajar SMA, bahkan siswa SMP di sejumlah daerah, termasuk di Lampung.
“Ancaman kini ada dalam genggaman gadget. Paham radikalisme dan terorisme masuk lewat media sosial sehingga sulit diidentifikasi. Target utamanya adalah kalangan muda, remaja, dan anak-anak. Ini menjadi prioritas perhatian kami agar masyarakat lebih waspada,” tutup Agus Setiawan. (*)
Ken Setiawan
umala
Universitas Ma’arif Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
