Dari Sudut Lapangan Desa, Gotong Royong TMMD Mengalirkan Harapan dan Air Bersih
Adi Yulyandi
Tanggamus
Karena itu, pembangunan MCK juga dilengkapi sistem septic tank yang aman agar limbah tidak mencemari lingkungan sekitar. Ketersediaan air bersih pun dipastikan mencukupi untuk kebutuhan warga sehari-hari.
“Ketersediaan air bersih juga dipastikan cukup,” kata Serda Slamet.
Di tengah kesibukan itu, Samsu (65), Dusun Dua Bedeng Atas, tampak mondar-mandir membawa batu bata. Sesekali ia berhenti sejenak untuk menyeka peluh di dahinya sebelum kembali membantu pekerjaan.
Di usianya yang mulai senja, langkahnya memang tak lagi sekuat dulu, tetapi semangatnya tak surut sedikit pun.
Sorot matanya memancarkan rasa syukur karena kampungnya menjadi bagian dari program TMMD tahun ini.
Baginya, pembangunan MCK bukan hanya soal fasilitas umum, melainkan bentuk nyata kepedulian yang benar-benar dirasakan masyarakat kecil.
“Kami sangat bersyukur adanya TMMD di pekon kami,” ucap Samsu pelan.
Tangannya yang mulai renta tetap berusaha membantu semampunya. Sebab ia tahu, bangunan itu nantinya akan digunakan bersama oleh warga sekitar.
“Pembangunan ini sangat bermanfaat bagi kami yang ada di sini. Terima kasih bapak TNI,” katanya lagi.
Tak ada pidato panjang pagi itu. Tak ada pula seremoni mewah. Yang terdengar hanyalah suara cangkul, denting sekop, dan tawa kecil warga yang bekerja bersama.
Tanggamus
TMMD128
Gotong Royong
Satgas TMMD
Mengalir Bersama Air Bersih
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
