Wujudkan Toleransi, Itera Akan Bangun Rumah Ibadah Multiagama

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

17 Maret 2021 14:40 WIB
Pendidikan | Rilis ID
Ilustrasi toleransi umat beragama. Foto: dakta.com
Rilis ID
Ilustrasi toleransi umat beragama. Foto: dakta.com

RILISID, Bandarlampung — Institut Teknologi Sumatera (Itera) menggagas pembangunan Rumah Ibadah Multiagama (Rima) di dalam lingkungan kampus. Hal itu sebagai wujud pembinaan karakter dan menyemai sikap toleransi antarumat beragama di kampus itu.

“Gagasan pembangunan Rima ini bagian dari kewajiban Itera dalam menjalankan pendidikan karakter kepada mahasiswa,” ungkap Rektor Itera, Prof Ofyar Z Tamin, dalam keterangannya yang dilansir dari Antara, Rabu (17/3/2021).

Menurut dia,  lulusan ITERA juga perlu dibekali softskill dan pembinaan karakter dengan memiliki sikap religius dan saling toleransi antarumat beragama. Selain juga harus mampu menghasilkan lulusan yang memiliki hardskill melalui nilai akademik,

“Agamaku adalah agamaku, dan agamamu adalah agamamu itu boleh saja. Namun kita juga harus bersama-sama menghargai perbedaan yang ada di kampus Itera. Bhineka Tunggal Ika harus selalu kita pupuk,” ujar Ofyar lagi.

Rima Itera yang ditargetkan akan diresmikan pada Agustus 2021 ini, nantinya diharapkan dapat menjadi pusat mahasiswa dan komunitas agama melakukan kegiatan ibadah lainnya, yang menyangkut kegiatan keagamaan. 

Bangunan yang akan berdiri di dekat Gedung Asrama Mahasiswa Itera tersebut akan terdiri dari dua area utama, yaitu area aula berkapasitas hingga 700 orang sebagai lokasi kegiatan bersama seluruh komunitas agama.

“Selain itu, ada enam ruangan khusus berukuran lebih kecil, yang masing-masing akan diperuntukan bagi enam agama, yaitu Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Budha, dan Konghucu,” kata dia.

Ia juga mengatakan, setiap komunitas agama mendapatkan luasan ruangan yang sama dengan fasilitas di dalamnya, menyesuaikan kebutuhan dari kepercayaan masing-masing. Seperti rumah Hindu yang akan dilengkapi pondasi untuk membuat pura, dan rumah Islam akan dilengakapi tempat berwudhu. 

“Hal menarik dari Rima Itera adalah gedung ini akan dibangun dengan atap dengan bentangan yang luas, dan bentuk yang unik, dengan ruangan terbuka dan sirkuliasi udara sangat baik,” tambahnya.

Ofyar juga mengatakan Rima tersebut akan dikelola oleh badan pembina yang melibatkan dosen, tenaga kependidikan, perwakilan KM Itera dari masing-masing agama. 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Andry Kurniawan
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya