Vaksinasi Booster Kedua Masih Minim, Kadinkes Lampung: Mungkin Merasa Sudah Aman
Tampan Fernando
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Pelaksanaan vaksinasi booster kedua di Lampung hingga Juli 2023 masih minim. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana mengatakan rendahnya minat masyarakat untuk divaksin lantaran pandemi covid-19 sudah usai.
“Ya masih persentasenya kecil ya, memang untuk booster kedua itu baru sekitar belasan persen. Saya juga nggak ngerti apa mungkin karena masyarakat merasa sudah cukup aman dengan menerima booster pertama,” kata Reihana saat ditemui di acara Raker Kesda di Novotel Lampung, Senin (3/7/2023).
Reihana menyatakan Dinkes Lampung terus menyiapkan stok vaksin di puskesmas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Selain itu Dinkes tetap mengimbau masyarakat untuk menerima vaksinasi booster kedua.
“Kita terus menyiapkan vaksin di puskesmas kalau mereka mau minta vaksin. Kita juga terus mengimbau agar mau divaksin. Memang sekarang sudah tak wajib masker, tapi vaksin tolong dikejar agar daya tahan tubuh kita lebih kuat,” ujarnya.
Terkait stok vaksin saat ini, Reihana tidak merinci datanya. Namun kalau ada permintaan dari dinkes kabupaten/kota akan langsung diteruskan ke Kementerian Kesehatan.
“Jadi kita menyiapkan sesuai kebutuhan dan permintaan dari daerah, kalau habis pasti diminta dan kita sampaikan ke Kemenkes,” jelasnya.
Terkait penggunaan masker, Dinkes Lampung tak lagi mewajibkan masyarakat, karena situasi pandemi telah dicabut pada 21 Juni 2023, dan beralih menjadi endemi. Namun masyarakat tetap bisa memakai masker secara situasional.
“Kalau misalnya kita sedang berkumpul dengan orang ramai di tempat tertutup tetap bisa menggunakan masker. Tapi kalau di tempat terbuka tidak menggunakan masker tidak apa-apa,” ujarnya.
Ia pun mengingatkan pentingnya vaksinasi agar daya tahan tubuh lebih kuat menghadapi covid-19. Untuk pelayanan di rumah sakit, Dinkes Lampung juga tetap menyediakan ruang dan tempat tidur isolasi bagi penderita covid-19. Namun jumlahnya dikurangi sesuai kondisi saat ini.
“Tempat tidur isolasi di rumah sakit tetap ada. Bukan berarti kita menghapus semuanya tapi kita kurangi jumlahnya dan kita kembalikan ke fungsi awalnya untuk pasien umum yang membutuhkan,” jelasnya. (*)
vasinasi
booster kedua
Reihana
Dinkes Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
