Universitas Teknokrat Indonesia Gelar PKM Sekolah Binaan di SMKN 7 Bandarlampung
lampung@rilis.id
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) menggelar pelatihan pemrograman website menggunakan codeIgniter. Kegiatan ini merupakan pengabdian kepada masyarakat atau PKM sekolah binaan yang dihelat di SMKN 7 Bandarlampung pada 15 Februari 2023 lalu.
Materi pelatihan diberikan oleh dosen dan mahasiswa UTI, yang disaksikan Kepala SMKN 7 Bandarlampung Salahudin, S.T., M.Pd., Waka Kurikulum Sri Widayati, S.E., M.Pd. dan sejumlah guru.
Sementara tim PKM UTI diketuai Suaidah, M.Kom. dan beranggotakan beberapa dosen. Di antaranya Ade Surahman, M.Kom., Permata, M. Si., Rahmad Dedi Gunawan, M.Kom., Mico Fahrizal, Fikih Yuhada Sena, dan Rido Febryansyah. Ketiga nama terakhir adalah mahasiswa berprestasi yang disiapkan untuk menjadi kader PKM.
Dosen UTI Rahmad Dedi Gunawan menuturkan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan wawasan di bidang pemrograman website sekaligus meningkatkan kompetensi siswa dalam dunia pemrograman untuk mendapatkan prospek pekerjaan lebih baik di industri teknologi.
Menurutnya, pelatihan ini disambut antusias oleh para siswa karena materi yang diberikan banyak sekali manfaatnya. Juga memberikan pengetahuan baru dalam pemrograman website menggunakan codeIgniter serta pengalaman dalam membuat website menjadi lebih mudah.
"Karna sudah ada struktur coding yang sudah disediakan dalam framework codeIgniter, terdapat fitur untuk melacak bug secara otomatis dan adanya tambahan keamanan website," ujar Rahmad dalam keterangan resminya, dikutip Senin (31/7/2023).
Ke depan, kata dia, para siswa SMKN 7 Bandarlampung dapat mengenali beberapa alur kerja pada framework codeIgniter.
"Setelah menyelesaikan praktik pemrograman web ini, siswa diharapkan dapat mengerti konsep dalam mengcoding sebuah website, mengenali berbagai alur kerja pada framework codeIgniter," ucapnya. (*)
Universitas Teknokrat Indonesia
PKM Sekolah Binaan
SMKN 7 Bandarlampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
