Semangat! Dua Peserta Difabel Ikuti Tes Jalur Mandiri Unila
Fi fita
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Dua calon mahasiswa difabel tidak menyerah untuk mewujudkan mimpi mereka melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.
Mereka adalah Prima Sahih Gunawan dari SMK Wiyata Karya dan M Yazid Satria dari SMAN 1 Metro.
Mereka mengikuti tes seleksi jalur mandiri Universitas Lampung (Unila), Selasa, 4 Juli 2023.
Tes seleksi ini menggunakan metode Computer-Based Test (CBT) yang dilaksanakan di Gedung UPT TIK Unila.
Prima dan Yazid mendapat fasilitas ruang khusus di lantai satu gedung tersebut, karena kondisi fisik mereka yang memerlukan alat bantu.
Masing-masing dari mereka mendapat satu pendamping khusus saat menjalani tes.
Prima mengatakan, ia sudah pernah melakukan tes serupa saat mengikuti tes UTBK SNBT 2023. Namun, dirinya merasa kurang siap saat itu karena waktu persiapan yang singkat. Ia pun mengaku merasa lelah saat mengerjakan soal-soal tes.
Meski begitu, Prima tak patah arang. Ia tetap bersemangat untuk mengejar cita-citanya menjadi mahasiswa Unila. Ia juga mengapresiasi pelayanan yang diberikan panitia dan pengawas tes.
“Saya merasa lebih nyaman dan terbantu di sini. Pengawas dan panitia sigap melihat kondisi saya yang seperti ini. Saya seharusnya tes di lantai tiga, tapi pihak panitia memberikan ruang khusus di lantai pertama untuk saya,” ungkap Prima yang datang dengan menggunakan tongkat penyangga.
Sementara itu dengan dibimbing orang tuanya, Yazid yang juga memiliki gangguan kesehatan pada kakinya, mengaku senang bisa mengikuti tes seleksi di Unila.
Unila
universitas lampung
mahasiswa unila
rektor unila
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
