Sejumlah Apotek Akui Stok Obat Covid-19 Kosong, Diskes: Benar, Sudah Dua Bulan
Sulaiman
Bandarlampung
"Kehabisan sebelum Kota Bandarlampung menerapkan PPKM Darurat pada 12 Juli lalu. Dari distributornya memang kosong, sudah minta dan memang tidak ada," ujarnya tanpa mau menyebut nama, Selasa siang.
Sementara itu, salah satu apoteker di Apotek K-24 di Jalan Teuku Umur Rina Siti Nurul Husna menerangkan, sudah sebulan lalu ketiga obat tersebut tidak ada. Malahan Azithromycin sudah tidak boleh ada stoknya lagi.
"Favipiravil biasanya itu distok di rumah sakit, kalau yang di apotek itu biasanya avigan. itu juga sudah satu bulan tidak dikirim distributor," ujarnya.
Menurutnya, permintaan akan obat Covid-19 tersebut cukup banyak, namun ia harus menolaknya karena memang tidak ada stok.
"Sebetulnya banyak permintaan dari obat covid-19 tersebut, cuma kita tolak karena tidak ada stoknya," ujarnya. (*)
Obat
Covid-19
Bandarlampung
Kosong
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
