Pemkab Pringsewu Gelar Workshop Skrining Layak Hamil dan ANC Stunting
Yuda Haryono
Pringsewu
RILISID, Pringsewu — Upaya menyamakan persepsi dalam mendukung penurunan angka kematian ibu dan bayi serta stunting di Kabupaten Pringsewu.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat melalui Dinas Kesehatan (Diskes), menggelar Workshop Skrining Layak Hamil dan Pembentukan Jejaring Skrining Layak Hamil, Antenatal Care (ANC) dan Stunting di Hotel Kabupaten Gadingrejo, Pringsewu, Kamis (15/6/2023).
Lokakarya diikuti 50 peserta yang berasal dari perwakilan berbagai instansi pemerintah dan swasta serta pemangku kepentingan terkait lainnya. Dengan menghasirkan narasumber dari Dinas Kesehatan, Dinas P3AP2KB dan Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu.
Pj. Bupati Pringsewu Adi Erlansyah yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Purhadi, M.Kes mengatakan, stunting memerlukan penanganan dan perhatian dari semua pihak.
Terlebih, Kabupaten Pringsewu pada tahun 2021, menjadi lokus untuk kegiatan penurunan angka kematian ibu dan bayi serta stunting.
Hal tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.HK.01.07/MENKES/319/2020 tentang Lokus Kegiatan Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi 2021 dan Keputusan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional No.Kep.42/M.PPN/HK/04/2020 tentang Penetapan Perluasan Kabupaten/Kota Lokasi Fokus Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi 2021.
Menurut Bupati, hal ini sejalan dengan inisiatif Percepatan Penurunan Stunting yang diluncurkan pusat pemerintah melalui Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi (Gernas PPG) yang ditetapkan melalui Peraturan Presiden No.42 tahun 2013 tentang Gernas PPG dalam kerangka 1.000 HPK.
“Indikator dan target penurunan stunting, telah dimasukkan sebagai sasaran Pembangunan Nasional dan tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 yaitu penurunan prevalensi stunting 14% dan penurunan prevalensi wasting yaitu 7%,” kata Bupati.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Diskes Pringsewu Rahmadi, S.Kep dalam laporannya mengatakan, tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan peran pemangku kepentingan dalam upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi serta stunting di Kabupaten Pringsewu.
Selain itu, menurunkan gangguan maupun penyakit kesehatan pada kelompok rentan yaitu ibu hamil dan anak baru lahir melalui skrining kesehatan. Disamping itu sebagai upaya berkesinambungan bagi pemangku kepentingan kebijakan dalam menentukan program kegiatan yang mendukung penurunan angka kematian ibu dan bayi serta stunting. (*)
Pringsewu
whorsop
Dinkes
Stunting
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
