Mengenal Taman Hamtebiu, di Balik Keindahannya Tersimpan Cerita Duka
Anton Suryadi
Lampung Barat
Tidak hanya menjadi salah satu ikon Lambar, Taman Hamtebiu juga memberikan manfaat bagi warga disekitarnya. Sebab banyak para pedagang makanan dan asesoris yang menggantungkan hidupnya mengais rejeki dari pengunjung.
Tidak ketinggalan tukang parkir dadakan yang sekadar melepas uang rokok.
Suasana di sekitar Taman Hamtebiu pun lebih serasa hidup. Lokasi ini jadi pilihan utama warga untuk rekreasi di akhir pekan.
Meskipun tidak jauh dari Hamtebiu ada lokasi wisata lain yakni Kebun Raya Liwa, yang hanya berjarak 300 meter.
Namun Hamtebiu masih menjadi tujuan utama dari warga. Hal ini dikarenakan lokasi yang mudah dijangkau dan menyuguhkan pemandangan yang lengkap, mulai dari pepohonan dan bunga, air kolam yang jernih dengan ribuan ikan yang hidup di dalamnya.
Pengunjung juga bisa menikmati aktivitas dari penduduk yang lalu-lalang, deretan penjual aneka buah pun tidak ketinggalan ada di sekitar lokasi.
Dengan kondisinya yang sekarang, Hamtebiu jauh dari kesan angker dan tidak terurus seperti beberapa tahun sebelumnya.
Namun meski begitu, warga Lambar tidak akan pernah melupakan cerita pilu dari Hamtebiu sebagai tempat pemandian ratusan jenazah korban gempa Liwa.
Penduduk di sana yang mayoritas muslim sangat menghargai histori dari Hamtebiu yang harus dijaga dan diingat akan sejarahnya. (*)
Sejarah Taman Hamtebiu
destinasi wisata
Lampung Barat
Hamtebiu
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
