Mahasiswi Unila Ikuti Pertukaran Pelajar Antar-Provinsi 2023
Fi fita
Bandarlampung
Tema ini sejalan dengan visi Sindi menjadi pemuda Indonesia berkarakter mandiri, unggul, berdaya saing, sekaligus berjiwa kepeloporan, peduli, dan memiliki semangat gotong-royong dalam bingkai kearifan lokal.
Sindi juga menyadari beberapa daerah di kabupaten Pelalawan masih menghadapi masalah stunting dan tertinggal dalam hal pendidikan. Ia berencana memberikan edukasi dan bantuan terkait isu ini.
“Saya mengajak para pemuda daerah setempat untuk berkolaborasi dengan ibu-ibu PKK dalam mengatasi masalah stunting dan pendidikan yang masih terbelakang. Dengan demikian, kendala yang ada dapat berkurang,” ujarnya, Senin (3/7/2023).
Bagi Sindi, PPAP merupakan wadah untuk belajar melihat kondisi riil masyarakat dan cara kerja pemerintahan. Ia ingin menggali semua potensi yang dimilikinya sekaligus menambah pengalaman.
“Pengalaman ini membuka pintu baru, memperluas cakrawala, dan memberikan pelajaran berharga yang akan membentuk diri saya sebagai individu lebih baik,” katanya.
Sindi berpesan kepada generasi muda lainnya agar menjadi pribadi yang terbuka terhadap perbedaan, mampu menggali potensi diri, dan berkarya untuk Indonesia. Ia meyakini, dengan semangat dan kerja sama yang baik, dapat menciptakan Indonesia yang lebih baik. (*)
Unila
universitas negeri lampung
mahasiswa unila
rektor unila
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
