#MERANTAUKUY2023 Ngobrol Bersama Rektor dan Dekan, International Office Ajak Mahasiswa Kuliah di Luar Negeri
lampung@rilis.id
Bandarlampung
“Maka untuk tempat tinggal disana tidak bayar. Untuk biaya hidup disana juga tidak mahal. Kecuali di Eropa ya,” ujarnya.
Rektor berharap yang mengikuti kegiatan ini dapat berkuliah ke luar negeri semua.
“Yang penting persyaratannya terpenuhi semua. Kalau saya dulu, tempat kuliah saya ada program ini setiap tahun ikut. Kita dapat termotivasi dan bisa melihat dunia lain,” terangnya.
Firmansyah menambahkan mengikuti student mobility menjadi pembeda kalian dengan mahasiswa lainnya.
“Ini juga bisa jadi pertimbangan saat melakukan interview kerja,” tuturnya.
Sementara, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Aswin, S.E., M.M., mengatakan Program Internasional ini adalah salah satu komitmen Darmajaya untuk menghasilkan lulusan berkualitas.
Karena internasionalisasi menjadi komitmen IIB Darmajaya yang sangat-sangat luar biasa terhadap mahasiswanya.
“Sebelum ada program MBKM dan adanya alih kredit. Mata kuliah yang diambil di kampus luar inline dengan kampus kita. Program internasional ini sama dengan program MBKM. Karena ini program diluar dari kampus dan prodinya. Konsep dari MBKM itu untuk meningkatkan skill dan kompetensi mahasiswa. Luar biasa sekali support Darmajaya untuk menyiapkan Anda semua,” terangnya dalam acara yang digelar di Darmajaya Society Center (DSC) Lantai II, pada Selasa (20/6/2023).
Hal senada disampaikan Dekan Fakultas Ilmu Komputer, Dr. Sutedi, S.Kom., M.T.I. Menurut dia, merantaulah supaya kalian tahu apa artinya rindu.
“Kalau tidak pernah merantau tidak pernah tahu artinya merindu. Sebenarnya semua program studi dan fakultas di Era MBKM sudah dapat dipastikan kredit transfer dapat dilakukan,” ungkapnya.
#MERANTAUKUY2023
Ngobrol Bareng Rektor dan Dekan
International Office Ajak Mahasiswa Kuliah di Luar Negeri
IIB Darmajaya
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
