Kasus Rabies Makin Tinggi, Disnakkeswan Lampung Upayakan Jatah Vaksin dari Pusat
Tampan Fernando
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Kasus rabies di Indonesia sepanjang tahun 2023 terus bertambah. Dari data Kementerian Kesehatan, hingga bulan Mei lalu, terdapat 31.113 kasus rabies.
Dari jumlah itu, 23.211 kasus gigitan hewan yang sudah mendapatkan vaksin antirabies, dan 11 kasus kematian yang disebabkan oleh rabies.
Meski Lampung tidak termasuk daerah yang terdampak parah, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Provinsi Lampung tetap berupaya mendapatkan vaksin dari pemerintah pusat.
“Vaksin rabies sementara memang masih kita usahakan agar dapat dari pusat. Tapi saat ini vaksin rabies memang masih dalam proses pengadaan,” kata Kepala Disnakkeswan Provinsi Lampung, Lili Mawarti, Kamis (6/7/2023).
Untuk saat ini, Disnakkeswan Lampung masih mengandalkan stok vaksin rabies yang disiapkan tahun 2022 lalu. Lili berharap dalam waktu dekat Lampung akan mendapatkan jatah vaksin untuk tahun 2023.
“Yang kita gunakan kemarin masih sisa dari tahun 2022, tapi kita tetap usaha untuk percepatan pengadaan vaksin rabies. Kita sudah bersurat kepada Kementerian Pertanian untuk bisa membantu,” ujarnya.
Lili Mawarti mengatakan saat ini kasus rabies memang menjadi perhatian masyarakat karena banyak kasus yang viral dan mengakibatkan kematian. Jika vaksin sudah diterima dari pusat, nanti akan dilakukan vaksinasi hewan ternak secara gratis.
“Nanti bulan September kita akan adakan bulan bakti rabies, kita akan lakukan vaksinasi gratis terhadap hewan-hewan ternak,” tandasnya.
Sementara Kadis Kesehatan Provinsi Lampung Reihana mengatakan pihaknya tetap melakukan pemantauan kasus rabies ke berbagai daerah.
“Kita lakukan evaluasi dan memantau hingga ke pulau-pulau. Tapi alhamdulilah di Provinsi Lampung masih aman,” kata Reihana.
vaksin rabies
kasus rabies di Lampung
Disnakkeswan
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
