Jadi Calon Rektor Unila, Profesor Suharso Dorong Dosen Muda Kuliah ke Luar Negeri
Sulaiman
Bandarlampung
Di sektor penelitian, yakni menyelenggarakan penelitian berkualitas dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat khusunya dunia usaha dan industri melalui kolaborasi strategis.
Terakhir sektor pengabdian yakni menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan meningkatkan daya saing berkelanjutan.
Suharso menambahkan bahwa program MBKM sangat penting, seperti magang. Karena mahasiswa magang itu cepat mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang sangat layak.
"Ini sedang kita pacu, karena Unila IKU (Indikator Kinerja Utama) 1 dan IKU 2 masih lemah. Padahal itu sebenarnya out put dari perguruan tinggi," ucapnya.
Saat ini, tambah Suharso, Unila sudah on the track. Hal itu ditunjukkan dengan banyaknya prestasi yang diraih.
Ia karenanya berharap Unila dipimpin oleh rektor yang mengerti dengan permasalahan.
"Jadi, jangan hanya berpikir seorang berada di rezim yang sama tetapi akan sama hasilnya," tegasnya.
Karena menurutnya, seorang nabi muncul dari kolam yang sama. Bisa saja bergabung dengan Abu Jahal dan Abu Lahab, tetapi Nabi Muhammad SAW dapat menjadi karakter sendiri.
"Kita memang bukan nabi, tapi kita tahu cara membawa bahtera Unila ini ke jalan yang lebih baik. Belum tentu orang luar masuk paham karakteristik yang ada di unila," pungkasnya. (*)
Calon Rektor Unila
Suharso
Dosen di Bawah 40 Tahun
Kuliah Luar Negeri
Pilrek Unila
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
