Inilah Fakta-Fakta di Balik Perayaan Cap Go Meh yang Masih Belum Diketahui Banyak Orang
Rimadani Eka Mareta
Jakarta
Upacara ini wajib dilakukan pada malam hari, sebagai persiapan penyalaan lampu sejak matahari terbenam hingga keesokan harinya.
Inilah sebabnya mengapa lampion menjadi dekorasi yang tidak terpisahkan saat perayaan Tahun Baru Imlek dan perayaan Cape Go Meh.
Ketika Dinasti Tang menguasai Tiongkok, perayaan ini mulai banyak dirayakan oleh masyarakat.
Festival ini adalah saat di mana orang-orang bersenang-senang. Saat malam tiba, orang-orang akan berbondong-bondong turun ke jalan untuk menyaksikan tarian Naga dan Singa.
Mereka juga akan berkumpul untuk memainkan berbagai permainan sambil menyantap makanan khusus berbentuk bola bernama Yuan Xiao.
Menurut pakar kebudayaan Tionghoa Lie Sau Fat dari Kalimantan Barat, ada versi lain mengenai sejarah dan asal usul perayaan Cape Go Meh.
Selain dikaitkan dengan Dinasti Han, Cap Go Meh konon merupakan bagian dari cerita rakyat Dinasti Tung Chu (770 SM - 256 SM) , tepatnya ketika para petani memasang Lampion bernama Chau Thien Can di sekitar ladang pada 15 Januari, Tahun Baru Imlek.
Tujuan pemasangan lentera ini adalah untuk mengusir hama dan hewan perusak tanaman.
Pada saat ini, para petani juga mengamati perubahan nyala api lentera, guna mengetahui cuaca di tahun mendatang.(*)
Cap Go Meh
Fakta
Imlek
Tahun Baru
china
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
