IIB Darmajaya Jajaki Kerjasama Data Science in Visual
lampung@rilis.id
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Aktivitas digital masyarakat dan perusahaan, termasuk mahasiswa (kaum milenial) saat ini menghasilkan jumlah data yang tersimpan menjadi luar biasa banyak. Sehingga, keberadaan data itu harus dibarengi dengan sistem pengelolaan dan pengolahannya.
Guna mewujudkan hal itu, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelatihan Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya mulai melakukan penjajakan kerjasama data science dengan subscribe dari kalangan mahasiswa dan dosen di semua program studi.
“Kami bekerjasama dengan dosen Fakultas Ilmu Komputer serta dosen-dosen dari Fakultas Ekonomi Bisnis,” ungkap Kepala UPT Pelatihan Riko Herwanto di ruang kerjanya, Kamis (28/1/2021).
Kegiatan yang akan dilakukan bersama prodi, lanjut Riko, salah satunya adalah training of trainer (ToT). Kegiatan itu dibagi dua, yaitu fundamental dan spesialis.
“ToT spesialis diperuntukan bagi prodi yang sudah memahami data science. Sedangkan ToT fundamental bagi prodi yang baru mengenal data science, terutama dari prodi yang tidak berhubungan langsung dengan pelatihan yang kami gelar,” ungkap dia.
Sehingga, ke depannya, semua dosen masing-masing prodi akan mendapatkan pelatihan terkait analisis data science, terutama soal bagaimana menyajikannya secara visual. “Kemungkinan akan dilaksanakan bulan depan setelah ujian akhir semester (UAS),” tambah Riko.
Hasilnya, lanjut Riko, dapat diimplementasikan dalam kurikulum Kampus Merdeka di prodi masing-masing.
“Mahasiswa juga bisa mendapatkan sertifikasi keterampilan di bidang data secience,” tambah dia.
Riko juga menjelaskan ilmu data science di era big data saat ini sangat penting. Data science bisa menjawab kebutuhan bisnis dengan mengubah data menjadi analisa dan insight yang akan sangat bermanfaat.
“Terutama untuk pengembangan bisnis ataupun pengambilan keputusan yang berdampak bagi bisnis tersebut. Data science merupakan gabungan dari inferensi data, pengembangan algoritmik, dan teknologi untuk memecahkan masalah analitik yang kompleks,” kata dia. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
