Hebat! Dosen IIB Darmajaya Rancang Sistem Layanan Administrasi Desa di Lampung

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

BANDARLAMPUNG

29 Januari 2021 11:48 WIB
Pendidikan | Rilis ID
 Bayu Nugroho, S.Kom., M.Eng., (berbatik cokelat) ketika mendengarkan paparan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam mencoba RFID./FOTO ISTIMEWA
Rilis ID
Bayu Nugroho, S.Kom., M.Eng., (berbatik cokelat) ketika mendengarkan paparan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam mencoba RFID./FOTO ISTIMEWA

RILISID, BANDARLAMPUNG — Dari sekian orang yang hadir dalam Dialog Virtual Gubernur Lampung Menyapa Desa, Kamis (28/1/2021), salah satu akademisi Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya turut berkontribusi dalam memudahkan pengurusan administrasi desa.

Bayu Nugroho, S.Kom., M.Eng., merancang teknologi e-KTP berbasis Radio Frequency Identification (RFID).

”RFID menyimpan data nomor identitas pemiliknya dalam sebuah chip yang akan terbaca jika KTP didekatkan pada RFID Reader," kata Bayu Nugroho yang menyelesaikan RFID dalam sepakan tersebut.

Penggunaan teknologi RFID ini merupakan implementasi dalam Program Smart Village untuk mendukung pembangunan di desa berbasis teknologi informasi atau internet.

”Hadirnya Smart Village yakni memberikan kemudahan dalam integrasi data salah satunya implementasi Kartu Petani Berjaya melalui integrasi data Kartu Petani Berjaya,” ujarnya.

Dosen Sistem Komputer ini juga menjelaskan, implementasi smart village di Provinsi Lampung berpijak pada tiga pilar utama yang akan dapat mewujudkan desa yang cerdas. Salah satunya adalah Sistem Layanan Administrasi Pemerintahan Desa berbasis digital yang prima dan terintegrasi baik di tingkat desa, kecamatan, kabupaten hingga provinsi.

Dalam sistem ini, kata dia, desa akan mempunyai command center mini yang terintegrasi dengan sistem e-tapping dengan memanfaatkan KTP elektronik. Warga desa dapat membuka menu layanan mandiri di Sistem Layanan Administrasi Pemerintahan Desa hanya dengan mendekatkan e-KTP ke e-KTP reader dan memudahkan dalam pembuatan surat pengantar/keterangan/permohonan apa saja di kantor desa.

Bayu Nugroho mengatakan, IIB Darmajaya bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung menyusun Masterplan Program Smart Village tahun 2021-2024.

”Memfasilitasi aplikasi pelayanan administrasi pemerintahan desa berbasis open source untuk diberikan dan dimanfaatkan oleh desa-desa di Lampung,” pungkasnya.(*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Wirahadikusumah
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya