Gali Potensi Desa, LP2M dan Prodi DKV Darmajaya Survei Pengabdian Masyarakat

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

17 Maret 2021 14:44 WIB
Pendidikan | Rilis ID
Foto: Istimewa
Rilis ID
Foto: Istimewa

RILISID, Bandarlampung — Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) dan Prodi Desain Komunikasi Visual (DKV) Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya melakukan survei pengabdian masyarakat dengan mengunjungi dua desa di Kota Metro pada Rabu (10/3/2021).

Dua desa itu adalah Desa Sumbersari, Metro Selatan dan Desa Mulyojati, Metro Barat. Kunjungan survei dipimpin Kepala Pusat Pengabdian dan Inovasi LP2M IIB Darmajaya Hendra Kurniawan dan Ketua Prodi DKV Abdi Darmawan. Lalu Sekretaris Prodi DKV Muhammad Rizky Kadafi, M. Redintan Justin, serta Ade Moussadecq.

Kepala Pusat Pengabdian dan Inovasi LP2M IIB Darmajaya, Hendra Kurniawan mengatakan tujuan survei untuk melihat potensi dalam pengembangan desa wisata.

“Selain itu, membantu UMKM dan UKM setempat, melihat kompetensi aparatur desa dan melihat layanan informasi desa,” kata dia.

Di Desa Sumbersari, lanjut dia, sempat mengunjungi salah satu tempat wisata yang memiliki potensi bernama Alas Puri yang kini sepi akibat pandemi.

“Kita akan melakukan pengembangan wisata desa di Alas Puri nantinya,” ucapnya.

Hendra menerangkan kedatangannya juga ditanggapi sangat baik oleh Kepala Desa Sumbersari dan Desa Mulyojati.

“Kita ingin memberikan pelatihan untuk peningkatan kompetensi sumber daya manusia aparaturnya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Prodi DKV Abdi Darmawan menambahkan untuk memaksimalkan potensi desa akan melakukan perancangan branding kedua kelurahan/desa wisata tersebut dengan pengoptimalan kearifan lokal.

“Penguatan strategi promosi digital UMKM dan UKM. Hal ini sebagai bentuk pengabdian masyarakat pada sektor industri kreatif di Kota Metro," kata Abdi.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Andry Kurniawan
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya