Dibimbing Dosen Dua Negara, Helen Selesaikan Penelitian Tentang Kecerdasan Buatan

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

9 Maret 2021 17:10 WIB
Pendidikan | Rilis ID
Helen saat melakukan bimbingan dengan dosen dua negara. Foto: Istimewa
Rilis ID
Helen saat melakukan bimbingan dengan dosen dua negara. Foto: Istimewa

RILISID, Bandarlampung — Mahasiswi Program Studi Manajemen Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya Helen Risky Oviyanti Br Silaban, berhasil menyelesaikan joint research dengan bimbingan dosen asal University Economics and Law (UEL) Vietnam.

Helen menjalani penelitian dalam program student mobility yang dikerjakannya selama 1,5 bulan. Adapun judul penelitiannya The Impact of Artificial Intelligence (AI) Recommendation Engine Technology on Online Consumer Satisfaction.

Helen menjalani ujian melalui daring disaksikan Le Hoanh Su, pembimbing UEL Vietnam, Andri Winata pembimbing dari IIB Darmajaya. Lalu penguji Ho Trung Tranh asal UEL Vietnam dan Lukmanul Hakim asal IIB Darmajaya, pada Senin (8/3/ 2021).

“Tadi berjalan lancar tetapi khawatir sinyalnya hilang saja. Sejauh ini baik. Penguji dan pembimbingnya cukup membantu penelitian saya selama ini,” ungkap Helen.

Penguji dari UEL, Vietnam Ho Trung Tranh banyak memberikan masukan dalam penelitian Helen. Diantaranya dengan melakukan perbandingan responden terhadap kedua negara yakni Vietnam dan Indonesia.

“Penelitian yang diangkat juga berdasarkan dengan Era Disrupsi teknologi 4.0 saat ini. Sekarang ini zamannya teknologi dan e-commerce jadi trend. Jadi konsumen tidak hanya menggunakan platformnya tetapi dibalik e-commerce yang sering digunakan terdapat teknologi AI,” papar Tranh.

Sementara, Kepala UPT International Office dan Kerjasama IIB Darmajaya, Muhammad Dwiyan Aditiya mengatakan Helen merupakan mahasiswi yang mengikuti program student mobility dengan penelitian bimbingan dosen luar negeri dan dalam negeri.

“Selama pandemi pelaksanaan student mobility dilakukan dengan daring baik studi maupun joint research,” ungkapnya.

Dengan mengikuti program student mobility, lanjut dia, mahasiswa IIB Darmajaya memiliki wawasan dan pengalaman internasional.

“Ketika mahasiswa atau mahasiswi lulus juga akan memiliki kemampuan plus dan berbeda dengan lulusan-lulusan ,lainnya serta mampu bersaing dengan lulusan luar negeri bukan hanya dalam negeri,” pungkasnya.(*)

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Andry Kurniawan
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya