Cegah Lakalantas, Dosen Teknokrat Gelar Pelatihan Safety Riding di SMAN 1 Pagelaran
lampung@rilis.id
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa penyebab kematian tertinggi akibat kecelakaan jalan di seluruh dunia terjadi pada 2020.
Berdasarkan data WHO dalam “Youth and Road Safety” bahwa kecelakaan lalu lintas merupakan penyebab kematian utama yang banyak terjadi pada usia 10-24 tahun.
Korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di Indonesia selalu berkaitan dengan adanya peningkatan jumlah kendaraan roda dua.
Kendaraan roda dua di 2013 adalah 83.390.073 unit meningkat menjadi 92.529.925 unit pada 2014. Sedangkan jumlah korban meninggal dunia akibat lakalantas pada 2013 adalah 26.416 orang meningkat menjadi 28.297 orang di 2014.
Safety riding merupakan usaha yang dilakukan dalam rangka meminimalisir tingkat bahaya dan memaksimalkan keamanan dalam berkendara.
Hal ini dilakukan demi menciptakan suatu kondisi aman, yang mana seseorang tidak berada pada posisi yang membahayakan pengendara lain.
Selain itu, juga dapat menyadari kemungkinan bahaya yang dapat terjadi serta memiliki pemahaman dalam pencegahan dan penanggulangannya.
Sayangnya, informasi mengenai safety riding saat ini masih belum banyak diketahui oleh masyarakat khususnya para siswa.
Untuk itu, Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) memberikan perhatian kepada sekolah khususnya siswa SMAN 1 Pagelaran melalui kegiatan PKM yang dilaksanakan oleh Dosen dan Mahasiswa dengan memberikan pengetahuan mengenai kecakapan dalam hal keselamatan di jalan pada anak-anak usia sekolah.
Hal ini dilakukan sebagai bekal bagi mereka mengenai pengetahuan sikap, etika, dan perilaku berlalu lintas yang santun, aman, nyaman, tertib dan selamat, baik bagi dirinya sendiri maupun orang lain.
Cegah Lakalantas
Dosen Teknokrat Gelar Pelatihan Safety Riding di SMAN 1 Pagelaran
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
