Beasiswa PPA Dicabut, Unila Siapkan Beasiswa Bidikmisi, Klik Syaratnya Ini

Dora Afrohah

Dora Afrohah

Bandarlampung

30 Maret 2021 22:38 WIB
Pendidikan | Rilis ID
Kasub Kesejahteraan dan Alumni, Biro Akademik dan Kemahasiswaan Unila, Azhari. Foto: Dora
Rilis ID
Kasub Kesejahteraan dan Alumni, Biro Akademik dan Kemahasiswaan Unila, Azhari. Foto: Dora

RILISID, Bandarlampung — Calon mahasiswa Universitas Lampung (Unila) yang ingin mengambil beasiswa jalur prestasi atau Peningkatan Prestasi Akademik (PPA), sepertinya harus berlapang dada. Hal itu karena tahun 2021 ini beasiswa PPA dihapuskan.

“Untuk seterusnya atau hanya tahun ini saja saya juga belum tahu. Pastinya untuk tahun 2021 beasiswa PPA dihapuskan,” ungkap Kasub Kesejahteraan dan Alumni, Biro Akademik dan Kemahasiswaan Unila, Azhari saat ditemui Rilislampung (30/3/2021).

Namun, Unila masih membuka beasiswa Bidikmisi atau disebut beasiswa KIP Kuliah. 

Azhari menjelaskan, calon mahasiswa yang akan mendaftar Bidikmisi, harus sudah diterima di Unila baik melalui jalur SNMPTN atau SBMPTN, dan sudah memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

“Buat dahulu KIP Kuliah di aplikasi Kemendikbud, kalau sudah terdaftar di KIP itu baru bisa melengkapi berkas yang dipersyaratkan,” ungkap Azhari lagi.

KIP ini juga diutamakan untuk mahasiswa yang berprestasi (Hafiz Al-Qur’an, juara Olimpiade dan MTQ), nilai rapor, dan berdasarkan kondisi ekonomi orangtua.  

Nantinya, calon mahasiswa KIP akan melalui proses wawancara. Jika domisili di Bandarlampung akan dipanggil langsung, dan jika berada diluar Bandarlampung maka akan diwawancara melalui daring.

“Baru tahun ini tes wawancara diadakan offline dan daring. Nanti ada tim wawancara yang akan cek lewat daring dan yang dibutuhkan memang kejujuran. Daring harus dirumahnya sendiri, karena itu untuk verifikasi data,” tambahnya.

Azhari juga menegaskan untuk menghindari kecurangan calon mahasiswa KIP. Pihaknya menyediakan verifikasi lapangan. Apabila ada yang dicurigai saat wawancara daring maupun offline maka akan diperiksa langsung ke lokasi. Jika terbukti tidak sesuai, maka konsekuensinya beasiswa tersebut dicabut.

Mahasiswa bidikmisi nantinya harus mengikuti persyaratan, seperti IPK awal tidak boleh dibawah 2,50. Kalau 2,60 di awal masih diberi kesempatan untuk diperbaiki di semester selanjutnya. Tetapi kalau sudah semester 3 dan IPK tidak sampai 3,00 maka beasiswa bidikmisinya akan otomatis gugur.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Andry Kurniawan
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya