Mahasiswa Universitas Teknokrat Jadi Peserta Program Kampus Mengajar Kemendikbud
lampung@rilis.id
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Mengenyam bangku pendidikan adalah mimpi semua anak bangsa. Pemerintah pun menerapkan wajib bersekolah 12 tahun agar semua individu dapat mempunyai kesempatan sama dalam meraih ilmu untuk pembangunan karakter dan menggapai cita-cita di masa depan.
Adapun langkah pendidikan selanjutnya, yaitu mengenyam pendidikan di bangku universitas. Dalam memberi ilmu, pendidikan tinggi tidak hanya memberi materi, melainkan juga ilmu dalam bentuk pembangunan karakter pada mahasiswa.
Seperti jiwa disiplin, tegas, sopan dan santun, dapat berpikir kritis serta kemampuan bersosialisasi dengan baik terhadap keanekaragaman budaya dan latar belakang di masyarakat.
Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) sebagai universitas terbaik di Lampung juga memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk menelurkan anak bangsa terdepan di Indonesia. Mahasiswa UTI kerap sekali menerima penghargaan baik nasional maupun internasional.
Atas pencapaian tersebut, pada tahun 2021 ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuka seleksi program Kampus Mengajar.
Program ini membuka kesempatan bagi mahasiswa Indonesia untuk mengajar di sekolah dasar yang termasuk dalam 3T yaitu tertinggal, terdepan dan terluar.
Wakil Rektor I UTI Mahathir Muhammad mengungkapkan mahasiswa UTI menyambut antusias program Kampus Mengajar dari Kemendikbud.
"Tentunya kami sangat mengapresiasi program ini sekaligus mendukung perkembangan dan kemajuan pendidikan di Indonesia," ujar Mahathir dalam keterangannya, Kamis (18/3/2021).
Tak hanya itu, lanjut Mahathir, program ini juga dapat membangun karakter mahasiswa agar menjadi lebih baik.
"Jadi tak hanya pintar, namun juga mempunyai empati dan kemampuan proses emosional yang baik," tuturnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
