Brigjen I Wayan Sukawinaya
Kalbi Rikardo
Mesuji
RILISID, Mesuji — Kabupaten Mesuji merupakan salah satu wilayah rawan peredaran Narkoba di Provinsi Lampung. Oleh karena itu perlu diperkuat dengan membentuk Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK).
Hal itu diungkapkan Kepala BNN Province Lampung, Brigjen I Wayan Sukawinaya, di rumdis bupati, Sabtu (20/6/2020).
Kunjungan kerja itu sekaligus silaturahmi dan koordinasi dengan jajaran Pemkab Mesuji yang diterima langsung Bupati Mesuji, Saply, Th, didampingi Sekda, Syamsudin, Kepala Dinas PU, Ridwan Zulkifli, Kadis Sosial, Gunarso, Kepala Kesbangpol, Elvita Krisnawati.
Lebih jauh, I Wayan Sukawinaya, kedatangan ke Kabupaten Mesuji untuk saling membantu bersinergi dengan Bupati Mesuji.
Karena kategori Kabupaten Mesuji merupakan daerah rawan peredaran dan penggunaan narkoba. Untuk itu, kata dia ada langkah-langkah yang dilakukan oleh BNN Pusat dan BNNP Lampung, untuk menurunkan tingkat peredaran dan penggunaan narkoba di masyarakat Mesuji.
“Pada prinsipnya bupati mendukung semua langkah-langkah kita dalam upaya perangi narkoba. Nah, BNK dibutuhkan disini (Mesuji). Karena memang sangat rawan terhadap peredaran narkoba. Langkah-langkah itu yang harus terus berkesinambungan,” ujarnya.
Ia juga mengatakan jika dalam pantauan BNNP Lampung, masyarakat Mesuji banyak pengguna narkoba. Ada beberapa desa yang sangat rawan peredaran narkoba. “Ini yang kita perlu terus koordinasikan dalam rangka menekan penggunaan narkoba. Suplai and demand-nya,” terangnya.
Meski belum dapat memastikan kapan akan dibentuk BNNK di Mesuji, yang pasti, kata I Wayan, pihaknya sudah melakukan telaah untuk memulai rencana untuk proses berdirinya BNK di Kabupaten Mesuji.
Download gambar klik disini.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
