Di Masa Pandemi Pertumbuhan UMKM Pesawaran di Dominasi oleh Newcomer Anak Muda Kreatif

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

26 September 2020 18:38 WIB
Video | Rilis ID
Rilis ID

RILISID, — RILIS.ID TV - Pesawaran, Pandemi corona menyebabkan perekonomian di Pesawaran stagnan. Terutama, Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang bertumpu pada sektor pariwisata. Hal ini berimbas pada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang dilakukan pihak perusahaan yang berdomisili di Pesawaran. Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona memutuskan intervensi.

Mereka yang kena PHK diberi insentif Rp300 ribu sebagai dana pendamping bantuan dari pusat.

”Anggaran ini dikucurkan melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pesawaran,” ungkap Dendi dalam program Bupati Menyapa: Diskusi Online Bersama Bupati Pesawaran, Selasa (22/9/2020) sore.

Menurut Dendi, pemerintah daerah telah berusaha menciptakan lapangan kerja dalam menghadapi pandemi.

Seperti program Pekerja Ngabdi Sosial (PNS) untuk menjadi agen atau reseller perusahaan daerah setempat.

”Program ini telah mempekerjakan 2 sampai 3 orang pekerja di setiap daerah. Mereka bisa mendapatkan penghasilan dari fee hasil penjualannya,” kata Dendi.

Dalam rangka pemulihan ekonomi, Dendi sedang merencanakan Wifi Corner. Yaitu program internet murah senilai Rp60 ribu per bulan dengan dana APBD dan APBDes. Pengadaannya bekerjasama dengan perusahaan telekomunikasi.

”Khususnya untuk mengembangkan potensi desa masing-masing. Pemuda diharapkan mendapat income, paling tidak ’melek’ internet dulu,” harap Dendi.

Soal stimulus bagi kaum muda ini, jauh sebelum corona mewabah pun, Dendi sebenarnya telah menggulirkan program Desa Digital (Dedi).

Program Dedi berlokasi di Hanura, Sungai Langka, Sukaraja, dan Gunungrejo. Program dilaksanakan dengan kerjasama yayasan dan Non Goverment Organization (NGO).

Menampilkan halaman 1 dari 3
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya