Sarasehan PAN Lampung, Bahas Politik hingga Ekonomi Kerakyatan
Yudha Priyanda
Bandar Lampung
Dari kalangan mahasiswa, perwakilan BEM menilai PAN cukup terbuka dan memberikan ruang bagi partisipasi publik.
Budayawan Lampung, Isbedy Stiawan ZS, menilai PAN mengalami perkembangan signifikan di bawah kepemimpinan Zulkifli Hasan.
Ia mengingatkan pentingnya menjaga etika dan kesantunan dalam berpolitik.
“PAN harus memainkan seni bertutur, seni berpolitik, dan seni berdiplomasi. Itu sejalan dengan nilai keislaman dan sejarah kemuhammadiyahan PAN,” ujarnya.
Dari sektor pemberdayaan perempuan, Ketua Lamban PUAN Lampung, Selly Fitriani, menekankan pentingnya keterwakilan perempuan minimal 30 persen sesuai amanat peraturan perundang-undangan.
Ia juga mengapresiasi komitmen PAN dalam mendorong keterlibatan perempuan melalui kaderisasi yang berkelanjutan.
Di bidang ekonomi, pelaku UMKM Anggi Rahmat menyoroti pentingnya pendampingan usaha, edukasi pasar, serta akses permodalan yang berkelanjutan.
Sementara perwakilan IWAPI Bandar Lampung, Mutia Jaya Singa, mendorong kolaborasi dalam pemanfaatan ruang usaha dan pusat kuliner guna memperkuat ekonomi kreatif.
Perwakilan BEM Unila, Adinda Putra Bayu, menilai PAN cukup terbuka terhadap generasi muda. Namun, ia berharap partai tetap menjaga ideologi serta membuka ruang kritik mahasiswa sebagai bagian dari kontrol terhadap kebijakan publik.
Ketua DPD IMM Lampung, Jefry Ramdani, menyoroti isu pertanian dan pentingnya edukasi politik bagi generasi muda.
Bandar Lampung
PAN
Sarasehan
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
