Waduh, Eep Saefulloh Fatah Tinggalkan Arinal-Nunik
Anonymous
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Kabar mengejutkan datang dari Lampung. CEO PolMark Indonesia Eep Saefulloh Fatah memutuskan mundur sebagai konsultan politik pasangan calon nomor urut 3, Arinal Djunaidi dan Chusnunia Chalim (Arina-Nunik).
Direktur Riset dan Data PolMark Indonesia Eko Bambang Subiantoro membenarkan bahwa lembaga surveinya sudah memutuskan hubungan kerja sama dengan Arinal-Nunik.
“Benar bahwa pada hari Senin (16/4/2018), pimpinan PolMark Indonesia memutuskan tidak melanjutkan pendampingan political marketing bagi paslon nomor 3 Arinal-Nunik,” katanya ketika dimintai konfirmasi rilislampung.id, Sabtu (21/4/2018).
Namun, lanjut Eko, pihaknya tidak pernah memaparkan secara detail internal kepada unsur-unsur di dalam kerja pemenangan paslon nomor 3, terutama mengenai alasan penghentian kerja sama tersebut.
Menurut dia, saat ini beredar gambar yang formatnya seperti salinan pesan berbasis aplikasi WhatsApp yang menjelaskan penghentian kerja sama PolMark Indonesia dengan Paslon No 3 beserta alasan atau latar belakangnya.
“Kami tegaskan bahwa jika benar ada pesan WA (WhatsApp) seperti itu, maka pesan itu sama sekali tidak bersumber dari pihak kami, tidak ada kaitan dengan kami dan sama sekali tidak mewakili pandangan dan kepentingan PolMark Indonesia,” terangnya.
Sementara anggota tim pemenangan Arinal-Nunik, Heri Wardoyo menanggapi santai pemutusan hubungan yang dilakukan PolMark Indonesia terhadap jagoannya.
“Biasa-biasa saja. Kita tetap bekerja seperti biasa. Saya misalnya, hari ini kampanye 5 titik di Lampung Timur. Besok kampanye akbar dan seterusnya,” ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Heri mengklaim kekuatan Arinal-Nunik tetap solid dengan partai pengusungnya. Semua bekerja dan porsi tanggung jawab yang adil.
“Menyenangkan sekali Pilgub kali ini. Sarana belajar yang menyenangkan, jadi kita tanggapi itu biasa saja,” tandasnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
