Tiga Kader Perebutkan Rekomendasi

Default Avatar

Anonymous

Bandarlampung

23 Desember 2019 12:04 WIB
Politika | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman

Hal itu dikatakan Tulus usai mengikuti fit and proper test atau uji kepatutan dan kelayakan bakal calon kepala daerah (balonkada) di kantor DPD PDIP Lampung, Rabu (16/10/2019).

Dijelaskan Tulus, M yang pertama adalah men. ”Men itu adalah, sosok yang akan maju Pilwakot. Laku tidak untuk dijual, itu perlu diperhitungkan,” ujarnya.

Kemudian, lanjut dia, M kedua yaitu money alias uang. Sebab, kontestasi pilkada membutuhkan banyak biaya politik. M ketiga, kata Tulus adalah mesin. Mulai dari mesin pemenangan, seperti partai-partai dan kelompok masyarakat maupun tim yang dibentuk.

”Terus M keempat yakni, market atau pasarnya. Rakyat yang akan memilih ini kan ada klasifikasinya. Maka pendekatannya harus dibedakan,” jelasnya.

Untuk M yang kelima, media. Bagi Tulus ini juga sangat penting. ”Kalau tidak ada rekan-rekan wartawan, saya tidak bisa jadi wali kota,” ujarnya.

Selanjutnya, M yang keenam adalah momentum. Maksudnya, momentum yang tepat.

”Pilwakot sekarang ini, momentum yang tepat bagi saya untuk maju. Sebab saya punya banyak ide-ide, untuk pembangunan Bandarlampung agar lebih baik lagi, kata Tulus. (*)

EDITOR: Wirahadikusumah

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya