Tebu Ireng Dukung Prabowo-Sandi

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

25 Oktober 2018 08:30 WIB
Elektoral | Rilis ID
Prabowo-Sandi ketika peringatan Hari Santri Nasional di Pondok Pesantren Tebu Ireng. FOTO: Istimewa
Rilis ID
Prabowo-Sandi ketika peringatan Hari Santri Nasional di Pondok Pesantren Tebu Ireng. FOTO: Istimewa

"Kami mengajak warga NU agar kembali ke Khitthah Aqidah Aswaja sesuai ajaran para ulama Salaf dan tidak tergiur dengan pemikiran-pemikiran baru yang bertentangan dengan ajaran para pendiri NU, di samping berupaya mengembalikan visi dan misi keorganisasian NU kepada Khitthat 1926," jelas Luthfi Bashori.

Halaqah Nahdliyah Khittah juga meminta para ulama sesepuh NU untuk bersedia menata ulang eksistensi Banom NU, seperti aktifitas Banser yang sering jaga gereja.

Menurut Luthfi, bukan seperti itu Banser dididirikan, termasuk kasus yang terbaru dan menjadi sorotan dunia Islam, ada anggota Banser telah membakar bendera Tauhid, hingga umat Islam marah bahkan warga negara Siriya, Presiden Turky Erdogan, ikut mengecam aksi pembakaran tersebut. 

"Namun sayangnya pimpinan Ansor serta beberapa tokoh Struktur NU malah mencari pembenaran atas ulahnya.
 Masyarakat awwam pun bertanya-tanya, Apakah tidak ada sesepuh NU yg berani mengingatkan mereka?" katanya.

Ditambahkan Luthfi, Halaqah Nahdliyah Khittah juga prihatin terhadap gerakan Pendidikan Kader Pergerakan NU (PKNU) yang kini dijadikan sebagai alat liberalisasi dan politisasi pemikiran tokoh/kader muda NU)

"Kami berharap hendaklah NU juga menfasilitasi dan merangkul mayoritas para alumni Timur Tengah (Makkah, Madinah, Yaman, Mesir, Maroko, dan lain-lain) yang beraqidah dan berpaham masih lurus sesuai ajaran Mbah Hasyim Asy'ari, karena Mbah Hasyim Asy'ari juga alumni Timur Tengah yang beraqidah lurus. Mereka itu hakikatnya adalah aset NU, namun jika tidak diwadahi oleh pengurus NU secara baik dan benar, maka mereka akan bergerak sendiri-sendiri, sekalipun mereka itu berasal dari keturunan tokoh-tokoh NU," pungkas Luthfi Basori.

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya