Sosialisasi Pemilu, KPU Metro Didorong Gandeng Influenzer Lokal
Achmad Eka Saputra
Metro
RILISID, Metro — Tingkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Metro didorong untuk melibatkan Influenzer lokal.
Demikian diungkapkan Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih-Parmas) KPU Provinsi Lampung, Antoniyus saat dikonfirmasi di Barakah Meeting Point, Jumat (23/09/2022).
Ia menjelaskan influenzer ini akan berperan dalam sosialisasi terkait pemilu di berbagai jejaring sosial. Pasalnya, KPU sedang menggalakkan program KPU Go Digital.
"Kenapa influenzer, karena mereka kan memiliki banyak pengikutnya di media sosial itu, nah dengan kita libatkan mereka diharap dapat menarik minat para kaum milenial/ para penggiat sosial media," jelasnya.
Tak hanya itu, agar dapat menjangkau kaum milenial secara menyeluruh, pihaknya juga tetap akan melakukan sosialisasi Pemilu secara konvensional.
"Kita juga tetap sosialisasikan di tempat-tempat nongkrong anak muda seperti di cafe, yang memang disitu sering digunakan anak-anak muda kumpul," paparnya.
Selain itu, sosialisasi diakukan di organisasi perangkat daerah, ke tenaga pengajar serta para pemilih pemula.
Menurutnya, untuk jumlah partisipan yang terdapat di Kota Metro dinilai cukup baik, dimana Metro sebelumnya masuk ke peringkat Ke-2 jumlah partisipan terbanyak di Lampung.
"Target kita untuk Pemilu ini sebanyak 79,5% tingkat partisipan untuk kota Metro, dan untuk terus meningkatkan minat partisipan kita tetap lakukan sosialisasi secara konvensional hingga ke daerah terpinggir," jelasnya.
Sementara, Ketua Divisi Sosdiklih KPU Kota Metro, Yunita Dewi Nurbaya mengaku untuk di Metro pihaknya belum menentukan siapa Influenzer yang akan dilibatkan dalam sosialisasi digital Pemilu mendatang.
KPU Provinsi Lampung
Antoniyus
Divisi Sosdiklih
Divisi Parmas
KPU Metro
Strategi peningkatan partisipan.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
