Soal Koalisi Indonesia Bersatu, DPW PAN Lampung Tunggu Arahan DPP

Sulaiman

Sulaiman

Bandarlampung

19 Mei 2022 17:16 WIB
Politika | Rilis ID
Suasana Halal Bihalal DPW PAN Lampung di Swisbell Lampung, Kamis (19/5/2022). Foto Sulaiman
Rilis ID
Suasana Halal Bihalal DPW PAN Lampung di Swisbell Lampung, Kamis (19/5/2022). Foto Sulaiman

RILISID, Bandarlampung — Kabar Koalisi Indonesia Bersatu antara PAN, Golkar dan PPP terus menjadi diskursus. Itu setelah tersiar kabar tiga petinggi partai tersebut masing-masing Airlangga Hartato (Golkar), Zulkifli Hasan (PAN) dan Suharso Monoarfa (PPP) mendeklarasikan untuk berkoalisi pada Pemilu 2024.

Ketua DPW PAN Lampung Irham Jafar Lan Putra mengatakan, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Lampung masih menunggu arahan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN terkait kabar koalisi tersebut.

Namun, ia menilai ada kemungkinan koalisi tersebut akan diimplementasikan di daerah.

"Kalau pusat bisa, daerah kenapa tidak? Pasti bisa lebih baik jika di daerah juga berkoalisi," ujarnya saat ditemui usai Halal Bihalal di Swisbell Hotel, Kamis (19/5/2022).

Kendati begitu, Irham mengaku belum berkomunikasi dengan partai-partai di daerah. Karena masih jadi pembahasan di DPP.

"Ini baru bahasan DPP, beberapa hari ke depan juga saya akan dipanggil ke Jakarta, Makanya Ketum tidak hadir hari ini," katanya.

Menurutnya, koalisi ini tidak akan mempengaruhi ruang gerak partai dalam menentukan calon presiden (Capres). Hanya saja diuntungkan karena bisa langsung mengusung calon. 

"Untuk calon kita lihat bagaimana dinamikanya, yang penting dengan koalisi ini kita sudah cukup untuk mengajukan calon. Itu juga kita serahkan ke DPP," pungkasnya.(*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Wirahadikusumah
Tag :

Koalisi Indonesia Bersatu

PAN

Golkar

PPP

Lampung

Zulkifli Hasan

Irham Jafar Lan Putra

Airlangga Hartarto

Suharso Monoarfa

Lampung

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya