Polemik Kotak Suara Kardus, Gerindra: Harusnya Transparan dari Mika

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

19 Desember 2018 16:30 WIB
Elektoral | Rilis ID
Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPR RI Ahmad Riza Patria. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma
Rilis ID
Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPR RI Ahmad Riza Patria. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILISID, Jakarta — Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPR RI Ahmad Riza Patria angkat suara terkait polemik penggunaan kotak suara kardus yang diputuskan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Pemilu 2019 mendatang.

Dia mengakui, fraksinya memang mengusulkan kotak suara trasparan. Namun yang dimaksud kota suara trasparan itu terbuat dari bahan mika, bukan dari kardus.

"Soal kardus, kotak suara, perlu diingat ketika pembahasan pansus pemilu, saya yang memang mengusulkan agar kotak suara transparan, itu pesanan DPP Partai karena partai ingin pemilu berkualitas. Dengan kotak transparan tidak ada manipulasi suara dan kecurangan sehingga ada keterbukaan," kata Riza saat dihubungi wartawan di Jakarta, Rabu (19/12/2018).

Kendati demikian, Riza menilai KPU memiliki otoritas untuk menentukan bahan dasar kotak suara. Dimana akhirnya memilih kardus dengan alasan keterbatasan dana.

Oleh karena itu, kata dia, saat ini sebaiknya KPU menjelaskan dan menyosialisasikan keputusan tersebut kepada masyarakat. Apakah, kotak suara dari kardus itu aman atau tidak.

"Apakah surat suara dijamin kerahasiannya, tidak di manipulasi, dan tidak mudah rusak. Kami intinya ingin Pemilu berjalan baik, dan lancar," paparnya.

Riza berharap KPU dapat menyesuaikan anggaran yang dimiliki untuk mengganti sebagian kotak suara dari kadus dengan plastik atau alumunium. Dengan demikian, kerusakan kotak suara bisa diminimalisir.

"Misalnya satu dari lima kotak diganti dengan alumunium atau plastik, secara bertahap, itu harapan kami," katanya.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Elvi R
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya