Pansus Money Politics Kembali Tunda Paripurna
Anonymous
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Pansus money politics DPRD Lampung, kembali menunda sidang paripurna penyampaian usulan rekomendasi dari fraksi-fraksi. “Insya Allah bulan Februari selesai, dan diparipurnakan,” kata Ketua Pansus Mingrum Gumay, Jumat (1/2/2019).
Menurutnya, penyampaian usulan rekomendasi ini akan disampaikan langsung di rapat paripurna, tanpa harus menunggu pandangan fraksi-fraksi. Sehingga pandangan itu akan disampaikan dalam paripurna.
“Nantinya silahkan sampaikan langsung di paripurna. Kalaupun nantinya ada perbedaan, namanya juga demokrasi, kita harus menghormati pendapat akhir dari fraksi–fraksi ini saat rapat diparipurna,” jelasnya.
Disinggung alasan belum siapnya fraksi-fraksi untuk menyampaikan usulan, Mingrum mengaku hanya berfikir secara positif saja. Sebab, saat ini memasuki tahun politik untuk menyambut pileg dan pilpres 17 April 2019 mendatang.
"Saya berfikir positif, mungkin karena sedang sibuk di pileg dan pilpres," terangnya.
Tetapi, kata Sekretaris DPD PDIP Lampung ini berkeyakinan semua fraksi DPRD Lampung memiliki pemahaman sama untuk menciptakan pemilu bersih kedepannya.
"Ini pelajaran untuk kita semua agar bisa menjadi lebih baik lagi kedepannya, karena tahun ini 2019 pemilu, kita ingin pemilu itu menghasilkan yang lebih baik tanpa dikotori politik uang, karena itu sangat berbahaya jika terus-menerus masih saja pembiaran," tandasnya.
Sementara itu, Fraksi Golkar Lampung dari awal memang berbeda pendapat terkait dengan Pansus Money Politics.
"Kami sejak awal kan sudah jelas, tinggal diartikan saja oleh kalian," kata Sekretaris Komisi III DPRD Lampung, Tony Eka Candra.
Dia tidak mau lebih dalam mengomentari terkait dengan pandangan dari fraksi-fraksi masalah pansus ini.(*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
