Pakde Karwo Dukung La Nyalla Maju sebagai Senator Jatim

Budi Prasetyo

Budi Prasetyo

Surabaya

5 Juni 2018 09:47 WIB
Elektoral | Rilis ID
Gubernur Jawa Timur Soekarwo. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusma
Rilis ID
Gubernur Jawa Timur Soekarwo. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusma

RILISID, Surabaya — Gubernur Jawa Timur Soekarwo menaruh harapan besar terhadap pencalonan La Nyalla Mahmud Mattalitti sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dapil Jatim. Menurutnya, sosok La Nyalla sangat dibutuhkan bagi Jatim karena memiliki pengalaman di bidang ekonomi.

”Jatim bukan hanya butuh wakil di DPD. Tapi jangan hanya wakil yang begitu-begitu saja. Kita butuh sosok yang punya frame, reference, dan experience terutama di bidang ekonomi, dan itu ada pada sosok Pak La Nyalla sebagai pengusaha dan ketua Kadin Jatim,” ujar Soekarwo di Surabaya, Senin (4/6/2018).

Menurut dia, ada sejumlah tantangan ekonomi Jatim ke depan yang membutuhkan sosok yang bisa memperjuangkan kepentingan Jatim. Di antaranya adalah menekan defisit pada neraca perdagangan Jatim. 

Saat ini, neraca perdagangan Jatim memang masih desifit. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, pada periode Januari-April 2018, neraca perdagangan Jatim defisit US$ 961,869 juta.

Selain menekan defisit neraca perdagangan, Pakde Karwo berharap ada sosok yang getol memacu pertumbuhan ekonomi Jatim sekaligus mewujudkan pemerataan.

”Dengan segudang pengalaman dan pemikirannya yang konsisten selama ini, saya kira Pak La Nyalla memenuhi kriteria untuk memperjuangkan ekonomi Jatim,” ujarnya.

Sementara itu, La Nyalla berterima kasih atas dukungan Pakde Karwo tersebut. ”Pakde Karwo adalah sosok gubernur yang selama ini sangat inovatif dalam membangun Jatim,” kata dia.

Terkait neraca perdagangan yang masih defisit, La Nyalla merinci, pendorong utamanya adalah impor bahan baku dan sektor suporting. Sedangkan barang konsumsi relatif minim.

”Itu sebenarnya menunjukkan industri Jatim bergerak. Namun, memang kalau bisa bahan baku dan sektor supportingnya kita penuhi dari dalam negeri, kecuali yang memang benar tidak bisa kita dapatkan di sini,” ujarnya.

”Itu akan menjadi concern saya nantinya di DPD. Saya akan banyak melakukan langkah strategis, bukan hanya bersuara, tapi juga mengolaborasikan banyak pihak. Kementerian/lembaga, BUMN, swasta harus bersama-sama membangun Jatim lebih optimal untuk mengurangi kemiskinan, memeratakan pertumbuhan, menekan defisit perdagangan, dan tujuan akhirnya untuk kesejahteraan rakyat,” jelas La Nyalla.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Sukma Alam
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya