PKS Diprediksi Keluar Koalisi, Jika Cawapres Tak Diamini

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

4 Agustus 2018 13:00 WIB
Elektoral | Rilis ID
Presiden PKS Sohibul Iman, ILUSTRASI: RILIS.ID
Rilis ID
Presiden PKS Sohibul Iman, ILUSTRASI: RILIS.ID

RILISID, Jakarta — PKS diprediksi keluar dari koalisi pendukung Prabowo Subianto apabila rekomendasi cawapres tidak diamini. Sebab PKS, hingga saat ini masih bersikukuh untuk mempertahankan rekomendasi ijtimak ulama yang merekomendasikan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri dan Ustaz Abdul Somad Batubara sebagai cawapres untuk dipilih Prabowo.

"PKS mungkin mengambil sikap tak bergabung dengan Prabowo bila cawapres tidak dari PKS," ujar Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research Center (SMRC) Djayadi Hanan di Jakarta, Jumat (3/7/2018).

Sebelumnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mempertimbangkan opsi keluar dari koalisi atau abstain tak mendukung siapapun termasuk Prabowo Subianto di Pilpres 2019, jika kadernya tak dipilih jadi calon wakil presiden (cawapres).

"Itu salah satu opsi yang mungkin diambil kalau memang situasinya tidak memungkinan. Tapi itu tergantung pembahasan pimpinan DPP dan Majelis Syuro. Kira-kira sikap resmi PKS itu seperti apa ketika ada nama lain yang diusulkan," kata Direktur Pencapresan PKS, Suhud Alynudin, Rabu (1/8).

Suhud mengatakan bila Prabowo ternyata tak memilih kader PKS sebagai cawapresnya, DPP PKS dan Majelis Syuro PKS akan kembali melakukan rapat internal, untuk menentukan sikap.

"Jadi posisi kami menunggu apa keputusan Pak Prabowo. Mungkin koalisi bisa tetap berjalan. Jika tidak ya mungkin ada pembicaraan," kata Suhud.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya