OSO Sebut MK Goblok, Sudding: Biar Masyarakat yang Nilai
Anonymous
Jakarta
RILISID, Jakarta — Politisi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Syarifuddin Sudding menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat untuk menilai, pantas atau tidaknya seorang Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Oesman Sapta Odang (OSO) menyebut lembaga Mahkamah Konsititusi goblok.
"Kita tidak bisa menyayangkan atau tidak. Kalau menurut persepsi beliau pantas atau tidak pantas dalam putusan itu dan masyarakat bisa menilai apakah perkataan itu pantas atau tidak," kata Sudding saat dihubungi di Jakarta, Rabu (1/8/2018).
Penilaian masyarakat tersebut terkait pernyataan OSO yang menyebut Mahkamah Konstitusi goblok dalam sebuah wawancara dengan salah satu stasiun televisi swasta.
Diduga, pernyataan ini keluar karena MK melarang pengurus partai politik yang tidak boleh mencalonkan diri sebagai calon anggota DPD RI.
Kata Sekjen Partai Hanura versi Bambu Apus itu, OSO lebih paham mana yang etis mana yang tidak etis, yang mana pantas dan mana yang tidak pantas sebagai Ketua DPD RI, lembaga tinggi negara.
"Saya kira pak OSO lebih paham, mana yang pantas dan yang tidak pantas, mana yang patut dan mana yang tidak patut. Ya dikembalikan ke pak OSO. Boleh jadi apa yang disampaikan beliau itu, katakanlah kekecewaannya atau ekspresi yang ditunjukkan pada putusan MK sehingga muncul kata-kata itu. Saya kira beliau lah yang lebih paham," kata anggota Komisi III DPR RI itu.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
