Ngebet Masuk 3 Besar, Ini Strategi PPP Hadapi Pileg 2019
Anonymous
RILISID, — RILIS.ID, Surabaya— Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berencana merangkul para kiai. Hal tersebut dilakukan demi posisi tiga besar pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.
"Caranya, adalah dengan merangkul seluruh kiai, tidak terkecuali sejumlah kiai yang pernah memecah suara PPP," ujar Ketua Umum DPP PPP, Romahurmuziy, sela Rapat Pimpinan Wilayah PPP Jawa Timur di Surabaya, Jatim, Minggu (3/12/2017).
Sebab, menurutnya, kiai yang pernah bergabung di PPP dan kemudian ikut atau mendirikan partai politik lain, berarti memiliki banyak umat. "Artinya, kita harus merangkulnya kembali," seru Romi, sapaannya.
Dia juga mengimbau para kader "berdamai dengan sejarah. Sebab, agenda besar yang bakal dihadapi PPP nantinya bukan sekadar Pileg dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.
"Dalam waktu dekat, kita akan menghadapi Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada serentak di tahun 2018," imbuh Anggota Komisi XI DPR RI ini. Untuk memenangi pilkada tersebut, perlu juga merangkul para kiai.
PPP ngebet masuk PPP besar, ungkap Romi, lantaran capaian tersebut baru sekali di rasakan. "Sekali PPP meraih posisi tiga besar dalam sejarah pemilu nasional dengan multipartai di Indonesia, yaitu pada Pemilu tahun 2009," ungkapnya.
Setelah tahun 2009, peringkat PPP pada pemilu terus merosot. Misalnya, urutan keempat pada Pemilu 2004, peringkat enam Pemilu 2009, dan "terjun bebas" di posisi sembilan Pemilu 2014.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
