Nasib Koalisi PKS-Gerindra Ditentukan 30 Juli 2018

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

29 Juli 2018 11:15 WIB
Elektoral | Rilis ID
Rilis ID

RILISID, Jakarta — Direktur Pencapresan DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Suhud Alynudin memastikan, nasib koalisi PKS-Gerindra ditentukan pada 30 Juli mendatang jelang pendaftaran Pilpres 2019. Menurutnya, hubungan koalisi mesra sejak Pilpres 2014 kedua partai ini bisa kandas bila tidak ada kesepakatan soal capres-cawapres.

"Tanggal 30 nanti akan ditentukan terkait nasib koalisi PKS dan Gerindra," ujar Suhud di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (28/7/2018).

Suhud mengatakan, PKS memang belum pasti berkoalisi dengan Gerindra. Karena itu, partainya menyiapkan beberapa opsi untuk menghadapi kemungkinan terburuk jelang pendaftaran peserta Pilpres 2019.

Suhud tidak mengungkapkan alasan apa yang bisa membuat hubungan PKS dan Gerindra retak. Namun, dia menjelaskan, salah satu indikatornya terkait sembilan nama kader PKS yang diajukan ke Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto agar diusung sebagai cawapres.

"Ya itu salah satulah. Proses ini kan sudah panjang, dan bukan hanya faktor itu. Juga ada faktor lain. Ya jangan sampai pacarannya dengan siapa, nikahnya dengan siapa," jelas dia.

Meski demikian, Suhud menegaskan PKS tidak akan mendukung capres petahana Joko Widodo (Jokowi). Sikap ini konsisten seperti pilpres lalu.

"PKS yang pasti tidak dengan Pak Jokowi," tandasnya.

 

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya