Metro Belum Siap Terapkan E-Voting
Achmad Eka Saputra
Metro
RILISID, Metro — Menanggapi isu digitalisasi pemilu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Metro mengaku belum siap. Sebab E-Voting memerlukan anggaran besar.
Demikian diungkapkan Ketua KPU Kota Metro, Nurris Septa Pratama saat dikonfirmasi via Whatsapp, Sabtu (24/09/2022).
Menurutnya, gagasan terkait E-voting tersebut baru pada tataran ditingkat pusat, kalaupun dilaksanakan membutuhkan modal besar.
"Nah, kalaupun akan diterapkan kita juga perlu mempersiapkan infrastrukturnya, lalu SDM yang memahami teknologi tersebut," ungkapnya.
Ia menjelaskan, hal itu berkaitan dengan kemampuan keuangan daerah saat ini. Namun, dibandingkan dengan kabupaten lainnya, menurutnya, Kota Metro sudah siap untuk menerapkan E-Voting tersebut.
"Karena di Metro kecil kemungkinan blankspot jika dibandingkan kabupaten lain, kalau dilihat dari pengguna internet, masyarakat yang gaptek (gagap teknologi) juga sedikit," paparnya.
"Ini menjadi modal penting untuk menunjang apabila penerapan E-Voting itu terjadi," sambung dia.
Untuk saat ini, lanjut dia, pihaknya baru mencoba melakukan sosialisasi dengan menggunakan media teknologi.
"Sosialisasi luring (luar jaringan) juga akan terus dilakukan," singkatnya.
Senada, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih-Parmas) KPU Provinsi Lampung, Antoniyus mengatakan, Go Digital dalam hal ini E-Voting tersebut sudah siap untuk diterapkan di Kota Metro. Namun, hal itu kembali lagi kepada kemampuan keuangan dari masing-masing daerahnya.
Pemilu
E-Voting
Metro
KPU Metro.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
