LROP: Warga Kalbar Setuju Gubernurnya Perempuan
Anonymous
Pontianak
"Sedang faktor yang dapat mempengaruhi perubahan pilihan responden adalah, 76 persen alasan program atau visi/misi. Dengan demikian Debat Kandidat sangat berpengaruh besar," jelas Maulinawati.
Selain itu, lanjutnya, sebesar 21,05 persen alasan moral atau kasus hukum dan 2,26 persen karena politik uang atau money politics.
Untuk tingkat popularitas pasangan calon dipuncaki oleh pasangan Karolin-Gidot 96,21 persen, diikuti pasangan Sutarmidji-Ria Norsan sebesar 94,64 persen, selanjutnya pasangan Milton Boyman 60,64 persen.
Sedangkan terkait akseptabilitas, posisi teratas diduduki pasangan calon Karolin-Gidot sebesar 92,87 persen, diikuti pasangan Sutarmidji Ria Norsan 84,53 persen dan pasangan Milton Boyman 65,84 persen.
"Ketika responden diajukan pertanyaan kunci terkait elektabilitas, apabila pilkada Kalbar dilakukan hari ini, pasangan calon mana yang anda pilih, maka pasangan calon Karolin-Gidot menduduki tingkat elektabilitas tertinggi yaitu sebesar 43,64 persen, diikuti pasangan Sutarmidji-Ria Norsan sebesar 39,21 persen sedangkan pasangan Milton-Boyman 8,29 persen dan tidak menjawab/belum ada pilihan sebesar 8,86 persen," ungkapnya.
Dari banyaknya responden yang belum menjawab/belum menentukan pilihan yaitu sebesar 8,86 persen, maka pertarungan ketat antara pasangan calon Karolin-Gidot dan Sutarmidji-Ria Norsan akan terjadi untuk memperebutkan pemilih ini.
"Apabila seluruh 8,86 persen ini diraup oleh pasangan Sutarmidji-Norsan, maka peluang memenangkan pertarungan sangat besar. Namun sebaliknya, apabila pasangan Karolin-Gidot dapat meraih setengah saja atau sekitar 4 persen maka pasangan inilah yang memiliki peluang besar untuk memenangkan kontestasi," paparnya.
Ada pun kecenderungan pemilih usia 17 hingga 20 tahun adalah memilih pasangan Karolin-Gidot dengan besaran 66 persen dan diikuti paslon Sutarmidji-Ria Norsan sebesar 24 persen.
Sedangkan pemilih Usia 21-30 tahun juga cenderung memilih pasangan Karolin-Gidot sebesar 55 persen dan diikuti paslon Sutarmidji-RiaNorsan sebesar 27 persen. Demikian pula dengan pemilih usia 31-39 tahun cenderung memilih pasangan Karolin -Gidot sebesar 52 persen dan diikuti paslon Sutarmidji-Ria Norsan sebesar 31 persen.
"Namun ada hal yang berbeda untuk pemilih usia 40 -49 tahun dipuncaki pasangan Sutarmidji-Ria Norsan 43 persen, selanjutnya pasangan Milton-Boyman sebesar 28 persen serta pasangan Karolin-Gidot sebesar 25 persen," kata Maulinawati.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
