Klop! Demokrat dan PKS Lamtim Tolak Kenaikan BBM Bersubsidi
Nurman Agung
Lampung Timur
RILISID, Lampung Timur
— Sejalan dengan kebijakan di level pusat, dua partai politik (parpol) di Lampung Timur menolak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi sejak Sabtu (3/9/2022).
Ketua DPC Partai Demokrat Lampung Timur (Lamtim), Muhammad Khadafi Azwar menjelaskan rakyat masih terpuruk akibat pandemi Covid-19.
"Ekonomi belum stabil. Kenaikan BBM akan berdampak pada kenaikan barang dan kebutuhan pokok," kata dia, Sabtu (10/9/2022).
Penolakan ini disampaikan pula oleh seluruh kader dan anggota fraksi Partai Demokrat DPRD Lamtim di markasnya, Jumat (9/9/2022).
"Kami meminta kepada Presiden Jokowi untuk mengembalikan harga BBM seperti semula agar masyarakat bisa lebih sejahtera seperti sedia kala," ujarnya.
Senada anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lamtim menyampaikan penolakan kenaikan BBM saat paripurna raperda tentang APBD Perubahan tahun 2022, Kamis (8/9/2022).
Seluruh anggota fraksi PKS mengangkat selembaran kertas 'PKS menolak kenaikan BBM bersubsidi'.
"Penolakan kenaikan BBM ini sudah menjadi keputusan dan kesepakatan bersama di internal partai," tegas Teguh Suyatman, anggota Fraksi PKS DPRD Lamtim. (*)
Partai demokrat
pks menolak bbm
bersubsidi
lamtim
sukadana
dprd lamtim
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
