Kalah di Jabar, 'Asyik' Geregetan dengan Lembaga Survei
Anonymous
Depok
RILISID, Depok — Wakil Ketua Tim Sukses pasangan calon Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik), Imam Budi Hartono, menegaskan tetap menunggu hasil resmi KPU dalam rekapitulasi hasil suara Pilgub Jabar.
"Saya melihat beberapa lembaga survei mengalami kesalahan dalam Pilgub Jabar," kata Imam di Depok pada Kamis (28/6/2018).
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat tersebut mengatakan, dari data elektabilitas yang dikeluarkan jauh dari hasil hitungan sementara. Pasangan Asyik dikatakan hanya memperoleh 7 persen atau paling besar 12 persen tapi ternyata 30 persen.
Sedangkan, pasangan Ridwan Kami-UU Ruzhanul Ulum dan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi memperoleh angka 40an persen. Menurutnya, ini jauh sekali dari hasil kemarin.
"Mereka seharusnya bisa mempertanggungjawabkan metode ilmiah yang dikatakan hasil elektabilitas tak akan jauh dari hasil pilkada," kata politisi PKS tersebut.
Imam juga mempertanyakan tentang klaim margin of error 1 persen adalah karena pengalaman survei. Kalau dihitung secara metologi dengan jumlah TPS Jabar, yakni 74.954 dan sampel 400 TPS, margin of error harusnya 5 persen.
"Saya lihat dari hasil real count di Kota Depok yang kami dapat, Asyik perolehan suaranya luar biasa di atas 51 persen untuk Kecamatan Sawangan. Sepertinya, tak akan jauh dari 10 kecamatan lainnya," tambah Imam.
Imam masih yakin pasangan Asyik menjadi pemenang di Pilgub Jabar. Pihaknya akan mengawal proses perhitungan suara se-provinsi tersebut agar tak terjadi kecurangan.
"Insya Allah, kita akan kawal semua penghitungan se-Jabar agar tidak ada kecurangan.
"Kita tunggu hasil resmi tim Asyik dan KPU Jabar," tegas Imam.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
