Jokowi Dikatakan Sudah 'Buka Pintu' untuk Demokrat, tapi...
Anonymous
Jakarta
RILISID, Jakarta — Belum akurnya hubungan Susilo Bambang Yudhoyono dengan Megawati Soekarno Putri sempat dikabarkan jadi alasan gagalnya Partai Demokrat merapat ke koalisi Jokowi.
Namun, Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Ahmad Basarah membantahnya. Menurut dia, ketum parpolnya tersebut sangat profesional dalam urusan tersebut.
"Bisa cek kerja sama PDIP dengan Demokrat di pilkada banyak sekali. Jadi tidak ada persoalan," kata Basarah di Surabaya, Rabu (1/8/2018).
Begitu juga dengan rencana koalisi Demokrat yang awalnya hendak merapat ke koalisinya, kata dia, Jokowi juga sudah memberikan tempat untuk bergabung.
"Nah, mengapa Partai Demokrat belum menindaklanjuti pintu yang telah dibuka oleh Pak Jokowi itu saya kira menjadi problem bukan pada posisi Bu Mega," kata dia.
Menyangkut siapa cawapres Jokowi yang diusung partai koalisi pada Pilpres 2019 mendatang, Basarah mengatakan, keputusan sepenuhnya ada di tangan Jokowi.
Presiden telah mengantongi satu nama yang sudah disepakati bersama enam partai pendukungnya sejak seminggu yang lalu melalui pertemuan di Istana Bogor.
"Satu nama yang telah disepakati menjadi calon wakil presiden Pak Jokowi," ujar Basarah.
Namun ketika ditanya siapa, Basarah enggan menjawab, karena dalam forum itu telah disepakati jika Jokowi akan mengumumkan sendiri siapa cawapresnya.
Sedangkan, kapan waktu pengumuman tersebut, ia memperkirakan akan diumumkan di hari-hari terakhir menjelang pendaftaran.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
