Jelang Pendaftaran Pilpres, Demokrat Bikin Agenda Ini

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Jakarta

3 Agustus 2018 18:55 WIB
Elektoral | Rilis ID
Ketum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). FOTO: RILIS.ID
Rilis ID
Ketum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). FOTO: RILIS.ID

RILISID, Jakarta — Partai Demokrat menggelar rapat internal di kediaman Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kawasan Mega Kuningan Jakarta pada Jumat (3/8/2018).

Rapat ini berlangsung untuk membahas persiapan menghadapi Pilpres 2019 yang mulai dijadwalkan besok (Sabtu) akan memasuki masa pendaftaran bakal capres-cawapres.

"Kami sedang membahas persiapan rencana memasuki pendaftaran capres cawapres yang sudah mulai buka besok," kata Ketua divisi Advokasi dan Hukum Demokrat Ferdinand Hutahaean di Jakarta.

Selain itu, menurut dia, rapat tersebut juga akan mematangkan visi misi lima tahun ke depan, termasuk membahas nama cawapres yang akan mendampingi Prabowo Subianto.

Namun, dia menekankan bahwa nama cawapres diserahkan kepada Prabowo sepenuhnya sebagai capres. "Selain itu membahas semua situasi politik terkini," ujarnya.

Di satu sisi, rencana koalisi antara Demokrat dan Gerindra bersama parpol pendukung Prabowo Subianto memang belum mencapai kesepakatan bulat, termasuk soal capres-cawapres.

Sebab, selain Demokrat ada juga PKS serta PAN yang sudah lebih dahulu bergabung dengan Gerindra. Bahkan, memiliki kader yang disiapkan sebagai cawapres.

PKS mendorong menjadikan Salim Segaf Aljufri sebagai cawapresnya. Lalu, PAN penginya dengan ustaz Abdul Somad. Barulah Demokrat yang menawarkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Pengamat politik dari Universitas Paramadina Jakarta, Hendri Satrio menilai, ketiga nama bakal cawapres tersebut belum cukup kuat untuk mendongkrak elektabilitas Prabowo.

"Ini kan masalahnya Prabowo mau sekedar ikut (pilpres) atau mau menang?" kata Hendri kepada rilis.id, Jumat (3/8/2018)

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya