JK Akui Kerap Berkomunikasi dengan Jokowi soal Capres-Cawapres
Anonymous
Makassar
RILISID, Makassar — Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK), mengaku kalau dirinya kerap melakukan komunikasi dengan Presiden Jokowi terkait dinamika politik dan pencalonan presiden-wakil presiden.
"Tiap hari komunikasi kalau soal komunikasi, soal calonnya kita belum bicarakan," katanya di Makassar pada Sabtu (4/8/2018).
Sementara itu, terhitung pada Sabtu, 4 - 10 Agustus, Komisi Pemilihan Umum (KPU) membuka pendaftaran capres-cawapres dari partai politik pendukungnya.
Terkait hal tersebut, JK memperkirakan para pasangan calon presiden dan wakil presiden baru akan mendaftar di hari-hari akhir atau injury time.
Saat ini, kedua belah pihak baik dari koalisi pendukung Jokowi maupun Prabowo memang belum mengumumkan nama cawapres yang akan mendampinginya.
Di satu sisi, Ketua KPU Arief Budiman juga mengimbau kepada para petugas penghubung dari partai politik atau "LO" (liaison officer) untuk berkonsultasi dengan KPU terkait berkas pendaftaran capres-cawapresnya.
"Kalau partai politik tidak merasa yakin dokumen itu sesuai atau tidak dengan ketentuan, saya mengimbau agar terlebih dahulu dibawa ke KPU sebelum mendaftar," ujar Arief.
Dengan berkonsultasi kepada KPU, lanjut Arief, maka partai politik akan terbantu dengan tidak membuang-buang waktu pada saat datang ke Gedung KPU bersama pasangan capres-cawapres.
"Jadi mereka tidak perlu menunggu terlalu lama di KPU," tambahnya.
Arief juga menyarankan agar partai politik sudah mempersiapkan berkas syarat pendaftaran capres-cawapres sedini mungkin, sehingga mempermudah pada saat pendaftaran.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
