Ini Usulan Tim Kampanye Prabowo-Sandiaga untuk Debat Kandidat

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

21 Oktober 2018 06:45 WIB
Elektoral | Rilis ID
FOTO: Instagram/@dahnil_anzar_simanjuntak
Rilis ID
FOTO: Instagram/@dahnil_anzar_simanjuntak

RILISID, Jakarta — Tim Kampanye Nasional Prabowo-Sandiaga Uno mengusulkan debat kandidat dalam rangka Pemilihan Umum Presiden 2019 digelar di kampus universitas dan melibatkan dialog dengan akademisi serta mahasiswa.

Koordinator Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan dosen dan mahasiswa-mahasiswi terpilih perlu diberi kesempatan untuk mengkritisi gagasan masing-masing capres dan cawapres.

Namun harus dipastikan dosen dan mahasiswa-mahasiswi yang terlibat debat kandidat Pilpres tersebut bukan bagian dari politik praktis.

"Kami mengusulkan debat digelar di kampus terpilih, diikuti oleh akademisi dan mahasiswa terpilih yang bebas berdialog dan "menguliti" semua visi-misi kandidat dan disiarkan langsung di televisi-televisi nasional, tidak perlu menghadirkan para pendukung di hotel misalnya jadi lebih ekonomis dan efisien," kata Dahnil, mengutip Antara di Jakarta, Minggu (21/10/2018).

Dahnil menyampaikan, usulan tersebut dalam sebuah diskusi di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Ia mengatakan, jika usulan tersebut direalisasikan, maka Indonesia telah meningkatkan kualitas demokrasinya.

Menurut dia, debat kandidat Pilpres yang biasanya digelar di hotel tidak kondusif karena suasana debat kerap terganggu oleh sorak-sorai pendukung kandidat.

Alhasil kontestasi gagasan kurang berjalan lancar. Selain itu debat yang digelar di hotel juga akan membutuhkan dana yang lebih besar dibanding digelar di kampus universitas.

"Daripada debat di hotel yang datang pendukung itu susah tertibnya teriak-teriak segala macam. Paling penting apa, paling penting TV menyiarkan langsung dan tidak ada yang berisik-berisik," ujarnya.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya